Platinum

900 Personel Amankan PSIM vs Persija di Stadion Sultan Agung

Wagino
10 October 2026
.
900 Personel Amankan PSIM vs Persija di Stadion Sultan Agung

Personil gabungan siap mengamankan Yogyakarta. (PM-ist)

Patmamedia.com (BANTUL) – Sebanyak 900 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Liga Super 2026-2027 pekan ke-4 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (10/10/2026).

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.30 WIB ini mendapat perhatian khusus dari jajaran kepolisian. Selain memastikan keamanan di dalam stadion, petugas juga mengantisipasi potensi gangguan ketertiban di sekitar lokasi pertandingan.

Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengajak suporter kedua kesebelasan menjaga sportivitas dan tidak menjadikan pertandingan sebagai pemicu perselisihan.

"Kami mengajak seluruh suporter PSIM Yogyakarta maupun Persija Jakarta untuk mendukung tim kebanggaannya masing-masing dengan penuh semangat, tetapi tetap mengedepankan sportivitas dan persaudaraan. Sepak bola harus menjadi sarana hiburan yang mempererat kebersamaan, bukan menjadi pemicu perselisihan," ujarnya, Jumat (9/10/2026).

Menurutnya, dukungan suporter merupakan bagian penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah. Namun, antusiasme tersebut harus disertai kepatuhan terhadap aturan serta penghormatan kepada pemain, perangkat pertandingan, sesama penonton, dan petugas keamanan.

Suporter Dilarang Membawa Petasan dan Senjata Tajam

Polres Bantul mengingatkan suporter agar mematuhi arahan petugas kepolisian, panitia pelaksana, dan steward selama berada di lingkungan stadion.

Penonton juga diminta memastikan memiliki tiket yang sah dan mengikuti prosedur pemeriksaan sebelum memasuki area pertandingan.

Petugas melarang suporter membawa barang-barang yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti senjata tajam, petasan, flare, kembang api, minuman beralkohol, narkoba, maupun benda berbahaya lainnya.

Kapolres juga menegaskan agar suporter tidak melakukan provokasi, pelemparan benda, perkelahian, perusakan fasilitas umum, ataupun tindakan anarkis lainnya.

"Jangan melakukan provokasi, pelemparan benda, perkelahian, perusakan fasilitas umum, ataupun tindakan anarkis lainnya. Kami berharap seluruh suporter dapat mengendalikan diri dan tidak mudah terpancing emosi, baik di dalam maupun di luar stadion," tegasnya.

Lalu Lintas dan Keselamatan Jadi Perhatian

Selain keamanan stadion, kelancaran lalu lintas di sekitar Stadion Sultan Agung menjadi perhatian aparat.

Para penonton diminta mengikuti petunjuk petugas dan memarkir kendaraan di lokasi yang telah disediakan. Suporter juga diimbau tidak berkumpul di badan jalan apabila dapat menghambat arus kendaraan.

Dari sisi keselamatan, penonton diingatkan untuk menghindari aksi berdesakan, tidak mendorong penonton lain, serta tetap tenang dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi keadaan darurat.

Polres Bantul juga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, termasuk kabar bohong dan konten media sosial yang berpotensi memicu konflik antarsuporter.

Jika menemukan gangguan keamanan atau situasi yang membahayakan, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas terdekat.

Kapolres berharap pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan damai.

"Dengan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, kami berharap pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan damai. Mari tunjukkan bahwa suporter sepak bola Indonesia mampu memberikan dukungan secara dewasa dan bertanggung jawab," pungkasnya.

Polres Bantul menegaskan, keamanan pertandingan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi suporter dan masyarakat.

Dengan demikian, dukungan terhadap tim kesayangan dapat berjalan beriringan dengan komitmen menjaga keamanan, keselamatan, dan persaudaraan. (Wag)

Dilarang

Baca Juga