.
Wabup Danang Maharsa menyampaikan keunggulan program Sleman Pintar kepada calon penerima beasiswa. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menanggulangi kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana (Pratu Kemis Sarjana) yang diwujudkan melalui Beasiswa Sleman Pintar.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Sosialisasi Beasiswa Sleman Pintar yang digelar di Ruang Cinema Universitas Amikom Yogyakarta, Selasa (14/7).
Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, jajaran staf ahli dan kepala perangkat daerah, Rektor Universitas Amikom Yogyakarta Prof. Suyanto, calon mahasiswa penerima beasiswa, serta orang tua dan wali calon mahasiswa.
Dalam sambutannya, Danang Maharsa menegaskan Program Sleman Pintar merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan tinggi.
"Melalui Program Sleman Pintar, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda Sleman untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik," ujar Danang.
Menurutnya, Beasiswa Sleman Pintar merupakan program jangka panjang yang didanai melalui optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang bersumber dari pendapatan daerah seperti pajak, retribusi, pengelolaan aset daerah, hingga dukungan insentif dari pemerintah pusat.
Pendanaan tersebut menjadi bukti komitmen Pemkab Sleman dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.
Sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman, Danang menjelaskan, pemerintah menerapkan tiga strategi utama dalam menekan angka kemiskinan.
Pertama, memberikan jaminan sosial bagi masyarakat miskin nonproduktif seperti lanjut usia dan penderita sakit menahun.
Kedua, meningkatkan keterampilan masyarakat usia produktif. Ketiga, memutus mata rantai kemiskinan antar generasi melalui Program Beasiswa Sleman Pintar.
Ia menambahkan, salah satu keunggulan program ini adalah penerapan sistem pembelajaran yang dipadukan dengan program magang industri secara terintegrasi.
Dengan skema tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu di bangku kuliah, tetapi juga pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
"Program ini telah memberikan manfaat nyata bagi ratusan mahasiswa asal Kabupaten Sleman yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Amikom Yogyakarta. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja berbasis teknologi dan inovasi," jelas Danang.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga menampilkan testimoni dan video prestasi mahasiswa penerima Beasiswa Sleman Pintar dari angkatan sebelumnya.
Berbagai capaian mereka di tingkat regional maupun nasional menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan masa depan yang lebih baik.
Melalui Program Sleman Pintar, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap semakin banyak keluarga miskin yang mampu melahirkan sarjana berkualitas, sehingga pendidikan menjadi instrumen utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (atm)