.
PMI Depok siap melakukan penguatan donor darah di tingkat kapanewon dan kalurahan. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – PMI Kapanewon Depok menegaskan komitmennya memperkuat gerakan donor darah dan pengembangan relawan dalam Rapat Kerja (Raker) Tahunan yang digelar di Gedung Anglocita Tama, Kompleks Kantor Kapanewon Depok, Sabtu (6/6/2026).
Raker yang diikuti 20 peserta tersebut menjadi ajang evaluasi program sekaligus penyusunan agenda kerja tahun mendatang.
Sejumlah program prioritas untuk 2027 disepakati, mulai dari penguatan donor darah di tingkat kapanewon dan kalurahan, peningkatan kapasitas relawan, edukasi kemanusiaan kepada masyarakat, hingga perluasan sinergi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas.
Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, mengapresiasi dedikasi pengurus dan relawan PMI yang selama ini aktif menjalankan berbagai layanan kemanusiaan.
Menurutnya, peran PMI sangat penting dalam mendukung ketahanan sosial masyarakat, terutama pada bidang kesehatan, kesiapsiagaan bencana, dan pemenuhan kebutuhan darah.
Ia juga meneruskan imbauan Bupati Sleman agar seluruh wilayah terus menggalakkan kegiatan donor darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang masih kerap mengalami kekurangan.
“Kebutuhan darah tidak bisa ditunda. PMI Depok diharapkan terus menjadi motor penggerak donor darah dan mengedukasi masyarakat untuk rutin berdonor,” ujarnya.
Ketua PMI Depok, Sussilistyaningsih, menjelaskan sepanjang 2025 pihaknya telah menjalankan berbagai program kemanusiaan, mulai dari donor darah rutin bersama Kalurahan Condongcatur, pendampingan donor darah di Caturtunggal dan Maguwoharjo, hingga pelayanan kesehatan pada berbagai kegiatan masyarakat.
PMI Depok juga terlibat dalam pengamanan Pos Natal dan Tahun Baru, Posko Mudik Lebaran di kawasan Ambarukmo Plaza, serta layanan pertolongan pertama pada sejumlah kegiatan besar seperti pertandingan sepak bola nasional di UNY, penerimaan mahasiswa baru, Kemah Bakti Pramuka, dan kejuaraan pencak silat tingkat provinsi.
Saat ini PMI Depok memiliki sekitar 15 relawan aktif. Namun jumlah tersebut dinilai masih belum mencukupi untuk memenuhi tingginya kebutuhan pelayanan kemanusiaan di wilayah Depok.
“Ke depan kami berharap semakin banyak masyarakat bergabung menjadi relawan PMI agar pelayanan kemanusiaan bisa menjangkau lebih luas dan optimal,” kata Sussi.
PMI Depok juga mendapat dukungan operasional dari PMI Kabupaten Sleman sebesar Rp4 juta per semester yang digunakan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan, pelayanan sosial, koordinasi organisasi, dan aktivitas kerelawanan dengan mekanisme pelaporan yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Jawatan Sosial Kapanewon Depok menyatakan siap terus bersinergi mendukung program-program PMI yang selama ini dinilai konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui raker ini, PMI Depok berharap koordinasi organisasi semakin kuat, gerakan donor darah semakin masif, serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan kerelawanan terus meningkat demi mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan peduli sesama. (atm)