.
Tiga anak mendapat bingkisan usai khitan gratis di klinik Pratama PMI Sleman. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman menggelar program Khitan Ceria Bersama Klinik Pratama PMI Sleman selama libur sekolah dengan konsep berbeda dari khitan massal pada umumnya.
Program khitan massal gratis ini dibuka untuk 25 anak dan hingga Senin (29/6/2026) telah diikuti 23 peserta yang mendaftar.
Berbeda dengan pelaksanaan khitan massal yang biasanya dilakukan dalam satu hari, PMI Sleman membaginya secara bertahap, yakni maksimal tiga anak setiap hari dengan jadwal yang disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara peserta dan pihak klinik.
Pelaksanaan berlangsung mulai 29 Juni hingga 6 Juli 2026 sehingga peserta dapat memilih waktu yang lebih fleksibel dan nyaman.
Tahap pertama dilaksanakan pada Senin (29/6/2026) di Klinik Pratama PMI Sleman dengan penanganan langsung oleh dua dokter PMI Sleman.
Dokter PMI Sleman, dr. Raden Hari Ahmad Muhsin, menjelaskan khitan dilakukan menggunakan metode Winkleman dan sunat khusus atau sunat gemuk yang merupakan teknik khitan modern.
Menurutnya, metode tersebut membuat proses khitan lebih cepat, hasil lebih presisi, perawatan luka lebih mudah, serta meminimalkan rasa sakit dan trauma setelah tindakan.
"Khitan dengan metode Winkleman dan sunat khusus atau sunat gemuk ini tidak menimbulkan rasa sakit bagi yang dikhitan dan tidak ada trauma pasca khitan," ujarnya.
Ketua PMI Kabupaten Sleman, dr. Mafilindati Nuraini, M.Kes., mengatakan program ini terbuka untuk seluruh masyarakat, namun diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ia menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari layanan sosial PMI yang rutin digelar setiap masa libur sekolah sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan Klinik Pratama PMI Sleman kepada masyarakat.
Selain memiliki nilai budaya dan keagamaan, khitan juga memberikan manfaat kesehatan, antara lain membantu menurunkan risiko infeksi saluran kemih pada bayi dan anak-anak.
Seluruh peserta tidak dipungut biaya dan memperoleh piagam penghargaan serta bingkisan berisi berbagai kebutuhan anak.
Pada pelaksanaan tahap pertama, peserta juga diantar pulang hingga ke rumah masing-masing oleh petugas PMI Sleman sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat. (atm)*