Platinum

Uji Emisi Sleman Targetkan 1.000 Kendaraan, Tekan Polusi dan Jaga Kualitas Udara

Wijatma T S
28 April 2026
.
Uji Emisi Sleman Targetkan 1.000 Kendaraan, Tekan Polusi dan Jaga Kualitas Udara

Sekda Sleman, Susmiarto, mencoba melakukan uji emisi. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar uji emisi kendaraan bermotor di Parkir Utara Lapangan Denggung, Selasa (28/04/2026). 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Rabu (29/04/2026) ini menargetkan 1.000 kendaraan sebagai upaya menekan polusi udara dari sektor transportasi.

Plt. Kepala DLH Sleman, Sugeng Riyanta menjelaskan, uji emisi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 sekaligus langkah konkret menjaga kualitas udara tetap baik.

“Hari pertama kami fokuskan untuk kendaraan dinas pemerintah sebanyak 250 unit. Hari kedua dibuka untuk masyarakat umum dengan target 750 kendaraan,” jelas Sugeng.

Ia menambahkan, sektor transportasi masih menjadi salah satu penyumbang terbesar pencemaran udara di wilayah perkotaan. 

Melalui uji emisi ini, pemerintah dapat memastikan kendaraan yang beroperasi di Sleman memenuhi standar emisi yang berlaku.

Menurut Sugeng, kondisi kualitas udara Sleman saat ini menunjukkan tren positif dengan indeks kualitas udara mencapai angka 83, melampaui target awal 71. Meski demikian, pengendalian tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan kualitas udara tetap terjaga. Uji emisi ini menjadi salah satu instrumen penting untuk memantau dan mengendalikan pencemaran,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, DLH Sleman bekerja sama dengan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Jawa Kementerian Lingkungan Hidup serta Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. 

Kolaborasi ini mencakup penyediaan tenaga ahli, peralatan, serta unit pengujian untuk kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel.

Tak hanya pengujian, DLH juga menyediakan layanan konsultasi bagi pemilik kendaraan yang hasil uji emisinya belum memenuhi standar, sehingga dapat segera dilakukan perbaikan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto, menilai kegiatan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga edukatif. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam merawat kendaraan.

“Kami mengimbau masyarakat tidak hanya tertib berlalu lintas, tetapi juga tertib merawat kendaraan. Emisi yang sesuai standar berarti kita turut menjaga udara Sleman tetap bersih,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Sleman berharap memperoleh data dasar yang akurat untuk evaluasi kebijakan pengendalian pencemaran udara ke depan. Dengan partisipasi aktif masyarakat, target peningkatan kualitas lingkungan hidup diyakini dapat tercapai secara berkelanjutan. (atm)*

Dilarang

Baca Juga