.
Kabid Usaha Mikro Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Sri Wahyuni Budiningsih, SE., M.Si., (PM-Jatmo)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman mengajak masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan membeli produk UMKM lokal. Ajakan tersebut disampaikan dalam program “Bangga Berlebaran dengan Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kabupaten Sleman.”
Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Sri Wahyuni Budiningsih, SE., M.Si., mengatakan Lebaran merupakan momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan penjualan produk UMKM.
Menurutnya, momen Lebaran tidak hanya identik dengan tradisi berkumpul bersama keluarga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat ekonomi masyarakat dengan memilih produk lokal.
“Lebaran adalah momen kebersamaan dan berbagi kebahagiaan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan dan membeli produk unggulan dari UMKM Sleman,” ujarnya, Kamis (5/3) di Op Room Dinas PMK Sleman.
Sri Wahyuni menjelaskan, UMKM di Kabupaten Sleman terus berkembang dengan dukungan pemerintah dan masyarakat.
Momentum Hari Raya Idul Fitri dinilai sangat strategis untuk meningkatkan eksposur sekaligus penjualan produk lokal.
Kabupaten Sleman sendiri dikenal memiliki berbagai produk unggulan UMKM yang telah menjadi identitas daerah.
Berdasarkan data pemerintah daerah, sejumlah komoditas unggulan Sleman antara lain salak pondoh, kerajinan bambu, batik, budidaya ikan nila, serta desa wisata.
Selain itu, berbagai produk UMKM lainnya juga banyak diminati masyarakat, mulai dari kerajinan kulit, lurik, hingga beragam makanan khas seperti kue pia, kue kering, keripik, peyek, jadah tempe, dan sambal nusantara.
Produk kopi lokal dari petani Sleman juga menjadi salah satu komoditas yang terus berkembang.
Untuk memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM, Pemerintah Kabupaten Sleman juga menerbitkan surat edaran yang mengimbau jajaran Forkopimda, perangkat daerah, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, hingga perusahaan di Sleman untuk mendorong pegawainya membeli produk UMKM lokal dalam memenuhi kebutuhan Lebaran.
Pembelian produk UMKM tersebut dapat dilakukan melalui Forum Komunikasi UMKM (Forkom UMKM) di masing-masing kapanewon.
Bahkan, masyarakat juga dapat memilih produk dari kapanewon lain jika menginginkan variasi produk yang berbeda.
“Dengan gerakan ini diharapkan terjadi perputaran ekonomi yang lebih besar di tingkat lokal, sehingga memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM di Sleman,” jelas Sri Wahyuni.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja.
“Melalui gerakan Bangga Berlebaran dengan Produk UMKM Sleman, kita berharap kebahagiaan Lebaran tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh para pelaku usaha lokal,” pungkasnya. (atm)