.
Bupati Harda Kiswaya saat bersilaturahmi dengan sejumlah perguruan tinggi dan mitra perusahaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (28/8). (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat komitmennya menghadirkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Beasiswa Sleman Pintar. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, saat bersilaturahmi dengan sejumlah perguruan tinggi dan mitra perusahaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (28/8).
Dalam kesempatan itu Harda menegaskan, program beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan strategi jangka panjang Pemkab untuk memutus rantai kemiskinan.
“Program beasiswa ini tidak hanya dimaksudkan sebagai bantuan biaya pendidikan, tetapi juga wujud nyata keberpihakan Pemkab Sleman terhadap peningkatan kualitas generasi muda,” jelas Harda.
Ia menambahkan, melalui beasiswa tersebut Pemkab Sleman ingin memastikan setiap keluarga kurang mampu memiliki kesempatan melahirkan minimal satu sarjana. Dengan demikian, anak-anak Sleman tetap bisa meraih cita-cita meski terbentur keterbatasan ekonomi.
Sejak digulirkan pada 2022, program ini telah memberi akses beasiswa kepada sekitar 800 anak. Realisasi tersebut tak lepas dari dukungan sejumlah perguruan tinggi mitra, antara lain Universitas Amikom, Universitas Aisyiyah, Universitas Teknologi Yogyakarta, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi.
Harda menilai keberhasilan program beasiswa Sleman Pintar merupakan hasil sinergi kuat antara Pemkab Sleman, perguruan tinggi, dan mitra perusahaan. Untuk itu, ia mengajak lebih banyak pihak berpartisipasi.
“Kami mengundang perguruan tinggi di Sleman baik PTN dan PTS maupun perusahaan menjadi bagian dalam pelaksanaan program ini melalui skema Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan program Beasiswa Sleman Pintar,” ujarnya.
Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Sleman, Harsowasono, menjelaskan skema beasiswa yang ditawarkan terdiri dari tiga jenis.
Pertama, Beasiswa Sleman Pintar Plus Plus berupa sharing pembiayaan antara Pemkab, mitra perusahaan, dan perguruan tinggi.
Kedua, Beasiswa Sleman Pintar Reguler untuk perguruan tinggi negeri dengan tanggungan penuh biaya pendidikan (UKT) selama delapan semester.
Ketiga, beasiswa berbasis CSR dari mitra perusahaan dan yayasan, yang telah terealisasi melalui sejumlah kampus mitra di Sleman.
Pada pertemuan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama program Beasiswa Sleman Pintar Plus Plus dengan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.
Selain itu, 12 mitra lain telah menyatakan komitmennya, di antaranya Universitas Madani, STIE API Yogyakarta, STIKES YKY, UII, AKPARYO, Universitas Widya Mataram, Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta, STBA LIA, STIK YKPN, UPN Veteran Yogyakarta, AFY, dan UKRIM. (atm)*