Platinum

BUMKal Nyawiji Dorong Inovasi Petani dan Peternak Condongcatur Lewat Program Ketapang

Wijatma T S
17 October 2025
.
BUMKal Nyawiji Dorong Inovasi Petani dan Peternak Condongcatur Lewat Program Ketapang

Sepuluh ekor sapi di Kelompok Ternak Sembada Sanggrahan yang diterima dari BUMKal Nyawiji. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Nyawiji Condongcatur terus menunjukkan kiprah nyata dalam memperkuat sektor pertanian dan peternakan warga.

Melalui Program Ketahan Pangan (Ketapang) yang bersumber dari Dana Desa, BUMKal menyalurkan berbagai bentuk bantuan produktif kepada kelompok tani dan ternak di wilayah Condongcatur, Kamis (16/10/2025).

Direktur BUMKal Nyawiji Condongcatur, Kuwat, S.Pd., ST., menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Kalurahan Khusus (Muskalsus) Ketapang serta wujud realisasi alokasi dana desa sebesar 20 persen untuk program tersebut.

“BUMKal Nyawiji Condongcatur telah menyelesaikan pekerjaan berupa pembangunan kandang sapi kelompok dan rumah pupuk kompos senilai Rp151.463.000. Kami juga menyalurkan penyertaan modal sapi jenis Lymosin sebanyak 10 ekor senilai Rp190 juta kepada Kelompok Ternak Sembada Sanggrahan,” ujar Kuwat.

Selain sektor peternakan, dukungan juga diberikan pada bidang pertanian dan usaha pangan rumah tangga.

BUMKal menyalurkan media tanam bibit jamur tiram (baglog) kepada 18 Kelompok Wanita Tani (KWT) di 18 padukuhan, masing-masing 800 baglog senilai Rp24,64 juta.

Program serupa juga menyasar Gapoktan Condongcatur, yang menerima 25 paket modal penanaman padi senilai Rp23,75 juta, serta 13 KWT penerima modal penanaman sayur dan pupuk dengan total nilai Rp3,84 juta.

Penyerahan sapi dilakukan langsung di kandang kelompok Sembada, Jl. Tembus 2 Sanggrahan, sementara bibit jamur tiram diserahkan ke lokasi masing-masing KWT penerima manfaat. 

“Program Ketahanan Pangan Condongcatur meliputi bidang peternakan, pertanian, pertanian lahan sempit, hingga suplier bahan makanan. Harapannya ke depan dapat meningkatkan pendapatan petani dan peternak, serta mendorong masyarakat untuk lebih berinovasi dalam usaha pertanian, peternakan, dan produksi pangan,” pungkas Kuwat. (atm)

Dilarang

Baca Juga