Platinum

Condongcatur Teguhkan Komitmen Jadi Kalurahan Bersinar Lewat Penyuluhan NAPZA

Wijatma T S
30 October 2025
.
Condongcatur Teguhkan Komitmen Jadi Kalurahan Bersinar Lewat Penyuluhan NAPZA

Narasumber bersama tokoh masyarakat Condongcatur meneguhkan komitmennya menjaga lingkungan terbebas dari narkoba. (PM-ist.)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Kalurahan Condongcatur kembali meneguhkan komitmennya sebagai Kalurahan Bersinar (Bersih Narkoba) melalui kegiatan Penyuluhan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) yang digelar di ruang Wacana Loka Condongcatur, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman, bekerja sama dengan Pemerintah Kalurahan Condongcatur.

Sebanyak 50 peserta dari unsur Karangtaruna, PKK, LPMKal, Satlinmas, Satgas P4GN Padukuhan Kayen dan Gandok, tokoh agama, serta tokoh masyarakat hadir dalam penyuluhan tersebut.

Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, S.IP., M.I.P., saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan bebas dari narkoba.

“Sebagai Kalurahan Bersinar sejak 2018, Condongcatur terus berkomitmen membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan Napza melalui edukasi, pengawasan, dan pemberdayaan masyarakat. Mari bersama-sama kita jaga keluarga dan generasi muda agar terhindar dari bahaya Napza, demi terwujudnya Condongcatur yang sehat, aman, dan produktif,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Politik dalam Negeri dan Ketahanan Nasional Bakesbangpol Sleman, Achmad Raharjo, S.Si., M.Sc. menjelaskan, penyuluhan ini merupakan langkah preventif dalam upaya P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba).

“Permasalahan penyalahgunaan NAPZA memiliki dimensi yang luas, dari medis, psikiatri, hingga sosial ekonomi dan kriminalitas. Karena itu, penyuluhan seperti ini penting agar masyarakat mampu secara mandiri menangkal dampak negatif narkotika,” ungkapnya.

Penyalahgunaan narkoba, lanjut Achmad, tidak bisa diberantas hanya dengan tindakan hukum semata, tetapi juga melalui pendidikan, sosialisasi, dan pembentukan karakter masyarakat agar sadar dan mampu menolak narkoba.

Dari lingkungan Pemerintah Kalurahan, Kamituwa Condongcatur, Al Thouvik Sofisalam, A.Md., memaparkan materi tentang peran tokoh masyarakat dalam mengawal generasi muda tanpa narkoba.

“Tokoh masyarakat memiliki peran strategis sebagai penggerak sosial dan teladan bagi generasi muda. Melalui edukasi dan kegiatan positif, mereka dapat mengurangi dampak negatif NAPZA pada kesehatan, sosial, dan ekonomi,” jelasnya.

Ia juga mendorong tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda untuk aktif mengadakan kegiatan edukatif, seperti seminar, lokakarya, dan kegiatan seni atau olahraga, guna membangun gaya hidup sehat di masyarakat.

Selain itu, Ketua Satgas P4GN Condongcatur, Ninik Setyarini, turut memaparkan strategi dan implementasi program P4GN di tingkat kalurahan, antara lain melalui penguatan karakter penggiat, sosialisasi bahaya narkoba, kampanye publik, kunjungan ke panti rehabilitasi, serta kegiatan positif seperti senam sehat dan bakti sosial.

“Tujuan utama program ini adalah menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Penggiat P4GN bekerja sama dengan BNN Sleman untuk mengedukasi dan memantau potensi penyalahgunaan narkoba di masyarakat,” ujarnya. (atm)

Dilarang

Baca Juga