Platinum

Dua Hari Tak Bisa Dihubungi, Pria Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Jetis Bantul

Wagino
09 January 2026
.
Dua Hari Tak Bisa Dihubungi, Pria Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Jetis Bantul

Petugas dari kepolisian meminta keterangan dari istri korban. (PM-Humas Polres Bantul)

Patmamedia.com (BANTUL) – Warga Perum Trimulyo, Kapanewon Jetis, Bantul, digemparkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia seorang diri di dalam rumahnya, Jumat (9/1/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Taufiq Kurniawan (47), seorang wiraswasta yang telah tinggal di lokasi tersebut sekitar empat tahun terakhir.

Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari menyampaikan, korban ditemukan dalam kondisi telungkup di dekat kamar tamu rumahnya di Perum Trimulyo Blok 1 RT 12, Kalurahan Trimulyo sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh istri korban, Letizia Nur Marina, yang pulang ke rumah setelah dua hari tidak mendapat respons komunikasi dari korban.

Sebelumnya, istri korban meninggalkan rumah sejak Selasa (6/1) siang untuk merawat ibunya yang sakit di Kota Yogyakarta.

“Komunikasi terakhir terjadi Rabu pagi melalui WhatsApp. Namun sejak Kamis malam, korban sudah tidak merespons panggilan maupun pesan,” jelas AKBP Novita.

Merasa khawatir, saksi kembali ke rumah pada Jumat pagi. Karena pintu gerbang terkunci dari dalam, saksi masuk dengan melompati pagar. Saat membuka pintu rumah, korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

Petugas dari Polsek Jetis bersama tim identifikasi Polres Bantul dan tenaga medis Puskesmas Jetis I segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

Dari hasil visum luar, tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari 48 jam sebelum ditemukan.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau trauma pada tubuh korban. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes yang telah diderita sekitar empat tahun terakhir,” tambah Kapolsek Jetis, AKP Soni Yuniawan,S.H.

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak keberatan, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi disaksikan oleh dukuh dan ketua RT setempat.

Selanjutnya, jenazah ditangani oleh tim medis RS Nurhidayah Jetis untuk proses pemakaman.

Kehadiran aparat kepolisian, tenaga medis, serta perangkat kalurahan di lokasi memastikan proses penanganan berjalan lancar dan kondusif.

Polisi menegaskan, hingga saat ini tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut. (wag)


Editor: Wijatma TS 

Dilarang

Baca Juga