.
Santri dewasa berprestasi menerima hadiah dari TPA Al Mujahidin. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Suasana Masjid Al-Mujahidin Karangasem pada Senin (29/9/2025) ba’da Maghrib terasa hangat dan penuh kebersamaan. Ratusan jamaah hadir dalam acara Ngaji Bareng bertema “Menghidupkan Cahaya Al-Qur’an dalam Keluarga” yang diselenggarakan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Mujahidin Karangasem.
Acara ini menghadirkan Ust. Ismail Hermana, S.Pd.I, Ketua Yayasan Bumi Madinah Indonesia sekaligus Direktur FAST Institute Indonesia, sebagai pembicara utama.
Dalam kajiannya, ia menekankan pentingnya 8D dalam menjaga hubungan baik dengan Al-Qur’an: Dicintai, Dihargai, Dibaca, Dihafal, Dimaknai, Dihayati, Diamalkan, dan Diajarkan.
“Al-Qur’an harus hadir bukan sekadar bacaan, tetapi menjadi cahaya dalam keluarga yang menuntun langkah kehidupan,” tegas Ust. Ismail di hadapan jamaah.
Direktur TPA Al-Mujahidin, Suyitno menegaskan, TPA berbasis keluarga ini berkomitmen menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menumbuhkan kecintaan santri pada Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dalam keluarga.
Sebagai bentuk apresiasi, TPA memberikan penghargaan kepada santri dewasa berprestasi serta menyalurkan wakaf Al-Qur’an lansia bagi para santri.
Kegiatan ini menjadi simbol nyata kepedulian untuk melestarikan semangat membaca dan mengajarkan Al-Qur’an lintas generasi.
“Kami berharap TPA Al-Mujahidin terus menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an yang melahirkan generasi Qur’ani, berakhlak mulia, dan mampu menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Suyitno.
Dengan nuansa penuh kekeluargaan, Ngaji Bareng kali ini bukan hanya mempererat hubungan santri dengan Al-Qur’an, tetapi juga menghidupkan ikatan keluarga dalam cahaya kalamullah. (atm)