.
Patmamedia.com (Sleman) – Dalam rangka meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman menggelar pembinaan keamanan lingkungan (kamling) bagi RT-RT melalui forum pedusunan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih, serta mempererat kekompakan dan kerja sama antara warga, pemuda, dan tokoh masyarakat agar tetap guyub rukun demi kesejahteraan bersama,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman, Dra. Savitri Nurmala Dewi, MA, saat pembinaan kamling di Dusun Mandungan 1, Margoluwih, Seyegan, Kamis (8/5/2025).
Acara yang berlangsung di Masjid Al-Hidayah, Mandungan 1 ini diikuti sekitar 200 warga. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kasat Binmas Polres Sleman AKBP Sugiyanto, SH, dan anggota DPRD Sleman dari Fraksi Gerindra bidang pembangunan, Shodiqul Qiar, SIP.
Menurut Savitri, pembinaan kamling tahun 2025 ini menyasar 220 RT. Hingga awal Mei, kegiatan sudah terlaksana di 160 RT. Setiap RT diwakili oleh 20 peserta, terdiri dari bapak/ibu dan pemuda.
Sementara itu, Shodiqul Qiar menekankan bahwa keamanan, ketertiban, dan kenyamanan merupakan fondasi kesejahteraan warga. “Kekompakan dan kolaborasi antara warga, tokoh masyarakat, serta peran orang tua sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dusun dari empat ancaman serius, yakni narkoba, miras, judi online, dan klitih. “Empat penyakit sosial ini sangat merusak generasi muda. Maka harus dicegah dan diberantas sejak dini,” tambahnya.
Kasat Binmas Polres Sleman, AKBP Sugiyanto, SH, menegaskan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah kenakalan remaja. “Kenakalan anak sering kali berakar dari kurangnya perhatian orang tua, kondisi lingkungan, dan masalah ekonomi keluarga,” jelasnya.
“Orang tua perlu menjadi teladan, tidak segan menyapa dan membimbing anak sejak kecil hingga dewasa,” pesannya.
Kepala Dusun Mandungan 1, Damardono, menyampaikan bahwa wilayahnya yang terdiri atas 600 warga dari lima RT, hingga kini masih aktif dalam kegiatan kamling. “Kami menerapkan sistem ronda malam secara bergiliran, dengan setiap kelompok terdiri dari sekitar 20 anggota,” ungkapnya.
Acara pembinaan ditutup dengan penyerahan peralatan kamling berupa senter kepada masing-masing ketua kelompok ronda Dusun Mandungan 1.***