Platinum

Pemkab Sleman Gelar Geosembada Award 2025, Dorong Tata Kelola Data Geospasial Terpadu

Wijatma T S
06 November 2025
.
Pemkab Sleman Gelar Geosembada Award 2025, Dorong Tata Kelola Data Geospasial Terpadu

Kepala Dispertaru Sleman, Ir. Rin Andrijani, M.T., saat memberi keterangan kepa da awak media, Kamis (6/11). (PM-Jatmo)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana) kembali menggelar Geosembada Award 2025, sebuah ajang penghargaan bagi perangkat daerah yang dinilai terbaik dalam pengelolaan dan pemanfaatan data geospasial.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sleman untuk mewujudkan tata kelola data geospasial yang terpadu, berkualitas, dan berkelanjutan, sejalan dengan kebijakan nasional Satu Peta dan Satu Data Indonesia.

Plt. Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Sleman, Ir. Rin Andrijani, M.T. menjelaskan, penyelenggaraan Geosembada Award merupakan tindak lanjut dari berbagai regulasi, termasuk Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2014 tentang Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN) dan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

“Melalui Geosembada Award, kami ingin memberikan apresiasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola data geospasial di setiap perangkat daerah,” ujarnya, Kamis (6/11) di ruang Merti Bumi Dispertaru Sleman.

Menurut Rin, ajang ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi dan motivasi bagi 29 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam simpul jaringan Kabupaten Sleman. Penilaian dilakukan dalam dua tahap: evaluasi mandiri dan presentasi hasil pengelolaan data di hadapan dewan juri.

Adapun penghargaan dibagi menjadi dua kelompok utama, yakni Kategori Utama (Pengelolaan Data Geospasial Terbaik) dan Kategori Tambahan, yang meliputi Pemanfaatan Informasi Geospasial Terbaik, Kualitas Data Unggul, serta Petugas Entri Data/Walidata Pendukung Terbaik.

“Penghargaan ini tidak hanya simbol prestasi, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antar perangkat daerah dalam mewujudkan Sleman Satu Data, Satu Peta,” tambah Rin.

Proses penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari unsur pemerintah, provinsi, dan akademisi, di antaranya Drs. Annacletus Ari Dartoyo, M.Eng. dari Badan Informasi Geospasial, serta Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. dan R. Ibnu Rosyadi, S.Si., M.Cs. dari Universitas Gadjah Mada.

Hasil penilaian dan penyerahan penghargaan akan diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Tata Ruang Nasional pada November tahun ini.

Rin menegaskan, Geosembada Award 2025 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan tata ruang yang informatif, efisien, dan berpihak pada kemanfaatan publik.

“Dengan data geospasial yang akurat dan terintegrasi, setiap kebijakan pembangunan dapat lebih tepat sasaran dan transparan,” pungkasnya. (atm)

Dilarang

Baca Juga