Platinum

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-109, DPRD Gelar Sidang Bernuansa Jawa

Muh Sugiono
15 May 2025
.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-109, DPRD Gelar Sidang Bernuansa Jawa

Sidang DPRD memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman Ke-109 tahun 2025 yang berlangsung dalam nuansa tradisional Jawa yang khidmat. (PM-Muh Sugiono)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman menggelar Rapat Paripurna (Rapur) Peringatan Hari Jadi ke-109 Kabupaten Sleman, Kamis (15/5/2025). Sidang berlangsung di Ruang Paripurna Lantai 3 Gedung DPRD Sleman dengan nuansa tradisional Jawa, baik busana maupun bahasa yang digunakan selama persidangan.

Penggunaan bahasa daerah tersebut memunculkan kesan khidmat sekaligus menuntut perhatian lebih dari peserta sidang dan para undangan agar dapat mengikuti dan memahami setiap penyampaian yang berlangsung.

Sidang dihadiri seluruh unsur fraksi dan komisi di DPRD Sleman. Tema yang diusung pada puncak peringatan yang jatuh pada Kamis 15 Mei 2025  ini adalah "Gumolong Hayuning Mukti", yang mengandung makna kebulatan tekad bersama dalam membangun daerah demi kesejahteraan rakyat.

Ketua DPRD Sleman, Y. Gustan Ganda, ST yang memimpin  sidang menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mencapai target-target pembangunan. Ia menegaskan, momentum Hari Jadi ini menjadi titik penguatan komitmen antara legislatif dan eksekutif.

“Melalui momentum Hari Jadi ke-109 ini, kami DPRD Sleman menyatakan tekad golong gilig saiyek saeka kapti, siap mendukung dan menyukseskan seluruh program pemerintah Kabupaten Sleman,” ujar Ganda.

Ia juga mengajak seluruh jajaran legislatif dan eksekutif untuk bekerja lebih keras dalam mengatasi berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan, kemaksiatan, dan tindak asusila yang dinilai menjadi hambatan dalam pembangunan wilayah.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, SE menyambut baik dukungan DPRD Sleman terhadap pemerintah daerah. Menurutnya, semangat guyub rukun yang diusung dalam sidang sangat sejalan dengan visi misi Pemkab Sleman.

“Kerja sama antara legislatif dan eksekutif akan semakin memperkuat capaian pembangunan daerah. Salah satunya, penurunan angka kemiskinan dari 7,52 persen pada 2023 menjadi 7,46 persen di tahun 2024,” ungkap Danang.

Ia menambahkan, selain angka kemiskinan, persentase stunting juga mengalami penurunan, dari 4,51 persen pada 2023 menjadi 4,41 persen pada 2024***

Dilarang

Baca Juga