.
Polisi tengah mengumpulkan informasi untuk menyelidiki kasus percobaan penculikan di Maguwoharjo.. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Kepolisian tengah mengusut dugaan percobaan penculikan terhadap seorang anak perempuan berinisial NIR (9) di depan Masjid Nurul Fallah, Dusun Bedreg, Sembego, Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Kasus ini mencuat setelah beredar unggahan di media sosial pada Sabtu (14/3/2026), yang menyebut adanya percobaan penculikan anak di wilayah
Maguwoharjo. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas piket fungsi Polsek Depok Timur langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian sekitar pukul 10.30 WIB.
Petugas yang datang ke lokasi antara lain Aiptu Kurniawan, Aiptu Dwi Sakti, Aiptu Eko S, dan Bripka Sage untuk melakukan klarifikasi terhadap korban, saksi, serta orang tua korban.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun menjelaskan, berdasarkan hasil klarifikasi, peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, seusai salat Tarawih.
“Menurut hasil klarifikasi kejadian tersebut setelah salat Tarawih. Saat itu korban sedang berada di serambi Masjid Nurul Fallah karena menunggu hujan reda,” ujar Salamun, Sabtu (14/3/2026).
Ia mengungkapkan, saat korban berada di serambi masjid, tiba-tiba didatangi seorang pria tidak dikenal yang turun dari mobil box berwarna hitam yang berhenti di jalan depan masjid.
Pria tersebut sempat mengajak korban berjalan-jalan dan menawarkan akan membelikan jajanan. Namun korban merasa curiga karena tidak mengenal orang tersebut.
“Korban menolak ajakan itu dan kemudian memanggil seseorang yang sedang melintas di sekitar lokasi,” jelasnya.
Ketika mengetahui ada orang lain mendekat, pria tersebut langsung meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan yang dibawanya.
Dalam peristiwa itu korban tidak mengalami luka maupun tindakan kekerasan, namun sempat merasa ketakutan.
Saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mendata saksi-saksi, meminta keterangan korban dan orang tuanya, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengawasi anak-anak di lingkungan sekitar.
Sementara itu, informasi yang beredar di masyarakat melalui laporan Jagawarga Maguwoharjo menyebut dugaan percobaan penculikan terjadi saat anak-anak TPQ selesai kegiatan di masjid. Namun keterangan tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian untuk memastikan kronologi yang sebenarnya. (atm)