HUT Sleman

Porab Balecatur Juara Piala Askab Sleman Usai Comeback Dramatis

Ipong Suhardiyanto
11 December 2025
.
Porab Balecatur Juara Piala Askab Sleman Usai Comeback Dramatis

Porab Balecatur bersama official dan ketua umum KONI Sleman, Haris Sutarta, dan Kepala Dispora Sleman, Heru Saptono. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Comeback dramatis mewarnai final Turnamen Sepakbola Piala Askab PSSI Sleman 2025. Porab Balecatur yang sempat terseok 0-2 di babak pertama akhirnya keluar sebagai juara setelah menaklukkan Pesat Tempel lewat drama adu penalti 4-1 pada laga yang berlangsung panas di Stadion Tridadi Sleman, Kamis (11/12) sore.

Pesat sejatinya tampil meyakinkan sejak menit awal. Baru lima menit berjalan, mantan bomber PSS Sleman, Mudah Yuliyanto, sudah menggetarkan gawang Porab. Tekanan berlanjut, dan menit 32 Mudah kembali mencatatkan namanya di papan skor, membawa Pesat unggul 2-0 di babak pertama.

Namun pertandingan berubah total seusai jeda. Porab yang digawangi Hendika Arga dkk tampil jauh lebih agresif. Puncaknya terjadi menit 67 ketika wasit Ripo memberikan penalti pertama untuk Porab yang dieksekusi sempurna oleh Krisna Adi.

Dalam keadaan tertekan, kontroversi mencuat. Hanya berselang satu menit, Porab kembali mendapatkan penalti setelah pemain Pesat dianggap melakukan handball di kotak terlarang. Protes keras dari kubu Tempel tak mengubah keputusan. Krisna Adi lagi-lagi menjadi algojo dan sukses menyamakan kedudukan 2-2.

Skor imbang memaksa laga dilanjutkan ke adu penalti. Di sinilah keberuntungan memihak Porab. Empat penendang mereka melesakkan gol, sementara hanya satu dari tiga eksekutor Pesat yang mampu menjebol gawang. Porab pun memastikan diri sebagai kampiun Piala Askab Sleman 2025.

Trofi dan uang pembinaan diserahkan langsung Ketua Umum KONI Sleman, Haris Sutarta. Adapun Pesat menerima penghargaan serupa dari Kepala Dispora Sleman, Heru Saptono. Mlati FC menempati peringkat ketiga dan POSS Sidomoyo di posisi keempat.

“Kami mengapresiasi Askab PSSI Sleman atas gelaran ini. Askab PSSI Sleman telah berjuang keras di Porda, September lalu dan mempersembahkan gelar Juara Umum. Setelah itu, program tetap jalan dengan turnamen ini,” tegas Haris Sutarta.

Dilarang

Baca Juga