Platinum

Rapur DPRD Sleman: Semua Fraksi Sepakat Sampaikan Pandangan Tertulis soal Raperda APBD 2024

Muh Sugiono
16 May 2025
.
Rapur DPRD Sleman: Semua Fraksi Sepakat Sampaikan Pandangan Tertulis soal Raperda APBD 2024

Suasana jalannya rapat paripurna DPRD Sleman yang berlangsung Jum'at 16 Mei 2025. (PM-Muh Sugiono)

Patmamedia.com (Sleman) – Rapat Paripurna (Rapur) DPRD Sleman yang digelar Jumat siang (16/5/2025) berlangsung dalam suasana serius tapi santai. Agenda utama rapat, mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Rapat dimulai pukul 10.30 WIB, dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sleman, Ani Martanti, ST. Dari 50 anggota dewan, 33 hadir hingga diyatakan cukup memenuhi kuorum. Sidang pun dinyatakan terbuka untuk umum.

Jauh sebelum sidang dimulai, Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, SE., M.Si., sudah hadir lebih dulu. Mengenakan setelan safari biru tua, ia bahkan sempat duduk di deretan kursi anggota dewan dan bercanda ringan, menarik perhatian pimpinan sidang.

“Apakah Bapak Bupati ingin mencicipi jadi anggota dewan juga?” goda Ani Martanti, isambut tawa para peserta sidang. Harda pun segera berpindah ke kursi yang disediakan bagi pihak eksekutif.

“Ini adalah sidang kelima di masa persidangan III tahun ini,” kata Ani saat membuka sidang. Ia menegaskan, seluruh fraksi telah mencermati isi Raperda dan siap menyampaikan pandangan umum mereka.

Namun setelah ditawarkan, akhirnya semua fraksi  sepakat memilih jalur cepat,  menyampaikan pandangan secara tertulis.

“Seluruh fraksi sepakat menyerahkan dokumen pandangan umum langsung ke pimpinan sidang dan Bupati,” ujar Ani.

Urutan penyerahan dimulai dari Fraksi PKS, disusul Golkar, PPP-NasDem, PAN, Gerindra, PDIP, dan ditutup oleh PKB.

Adapun jawaban resmi dari Bupati Sleman atas pandangan fraksi-fraksi tersebut akan disampaikan dalam sidang lanjutan, Senin, 19 Mei 2025, pukul 09.00 WIB. 

Di ujung rapat, Bupati Harda menyisipkan satu usulan  cukup out of the box namun tetap relevan, mengganti karpet ruang rapat.

“Karpetnya sudah kusam dan kurang nyaman dipandang mata,” ujar Bupati. Ia bahkan melempar wacana renovasi ruang paripurna agar tampil lebih representatif. Ia berharap, dengan karpet dan suasana ruangan baru, akan bisa menyegarkan semangat kerja para wakil rakyat pula.***

Dilarang

Baca Juga