Banteng Istimewa Yogyakarta Terbentuk, Siap Berlaga di Soekarno Cup 2026
Ipong Suhardiyanto
02 June 2026
.
Keseriusan tampak dari ketekunan para atlet dalam berlatih. (PM-Ipong S)
Patmamedia.com (Yogyakarta) - DPD PDI Perjuangan D.I Yogyakarta serius mempersiapkan kerangka tim menuju perhelatan Liga Kampung Soekarno Cup 2026. Senin, 1 Juni 2026 bertepatan dengan peringatan hari lahir pancasila, DPD PDI Perjuangan DIY mengukuhkan jajaran managemen dan kepelatihan serta tancap gas melakukan seleksi pemain sebagai wujud keseriusannya mengikuti Liga Kampung Soekarno Cup 2026 di surabaya mendatang.
Acara tersebut dilaksanakan di Stadion Tridadi, Kabupaten Sleman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan D.I Yogyakarta, Nuryadi, S.Pd beserta jajaran pengurus lainnya, terlihat Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman juga hadir dalam kesempatan tersebut.
Ketua DPD PDI Perjuangan D.I Yogyakarta, Nuryadi menyampaikan dalam sambutannya bahwa PDI Perjuangan DIY serius mengikuti ajang Liga Kampung Soekarno Cup 2026 ini, dengan tegas ia menyampaikan bahwa tim yang terbentuk nanti harus memperoleh hasil yang baik dalam ajang tersebut.
"Tim ini nanti harus terus optimal dalam latihan dan berjuang untuk nanti di Surabaya tidak ada kata lain untuk tidak menang, kita musti berjuang untuk selalu meraih kemenangan dan mengharumkan nama Yogyakarta" kata Nuryadi.
Dalam kesempatan tersebut, Nuryadi juga mengukuhkan jajaran managemen tim dan struktur kepelatihan yang akan menangani tim Banteng Istimewa Yogyakarta dalam ajang Soekarno Cup 2026, Nuryadi menunjuk Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Wahyudi Kurniawan sebagai manager tim, Anggota DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro sebagai direktur tekhnik, kader muda PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Dodik Septian sebagai assisten dirtek, Kader muda PDI Perjuangan Kabupaten Sleman, Tegar Artha Graha sebagai manager operasional tim, serta wakil ketua bidang pemuda dan olahraga DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman, Aditya Nor sebagai sekertaris tim.
Bukan hanya itu, jajaran kepelatihan juga tidak main-main, diisi oleh nama-nama besar sekaligus mantan pemain timnas indonesia, kepala pelatih diisi oleh coach Nopendi, assisten pelatih Bena seta, nopendi juga di assisteni oleh tandemnya coach erik yang membawa tim sepakbola putri Yogyakarta lolos PON 2024. Pelatih kiper dipercayakan kepada coach Liga Dameindra.
"Meskipun baru pertama kali mengikuti Soekarno Cup, tapi kami serius, kami ingin menang di setiap pertandingan, tentunya kami juga menargetkan main di final Soekarno Cup" tambah Nuryadi.
Sementara itu Wahyudi Kurniawan, manager tim Banteng Istimewa Yogyakarta menyampaikan bahwa ia siap menjalankan amanah dan perintah partai, ia akan berjuang merealisasikan target yang diberikan kepadanya.
"Hari ini ada 106 anak di DIY yang mengikuti seleksi tim, nantinya mereka yang terpilih dalam seleksi akan mengukuti program pelatihan yang telah disusun oleh jajaran pelatih, selama kurang lebih 2 bulan mereka akan ditempa" kata Wahyudi.
Wahyudi menambahkan bahwa Soekarno Cup ini baginya bukan hanya sekedar kompetisi, tetapi sebagai sarana untuk menempa dan membentuk karakter anak-anak muda Yogyakarta bukan hanya menjadi pemain yang berkelas, tetapi juga untuk menjadi calon pemimpin masa depan, serta bagaima tim ini dapat memiliki semangat gotong royong dalam meraih kemenangan.***