.
Layanan pembayaran PBB-P2 dan PKB di Pendopo Kromoredjan Condongcatur. (PM-ist.)
Patmamedia.com (SLEMAN) — Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman menggencarkan strategi jemput bola untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah.
Salah satunya melalui Pekan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar di Pendopo Kromoredjan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar BKAD Sleman bersama Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Sleman, dan Bank Mandiri.
Layanan perpajakan ini sekaligus dipadukan dengan program unggulan SEMANIS MADU (Selasa Melayani Semua, Mudah dan Terpadu) milik Kalurahan Condongcatur.
Kepala Bidang Penagihan dan Pengembangan BKAD Kabupaten Sleman, Safirta Harya Rekyani, S.E., M.Acc., mengatakan layanan pembayaran pajak yang didekatkan kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.
"Ini merupakan strategi jemput bola untuk meningkatkan penerimaan PBB-P2 dan opsen PKB sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat," ujar Safirta.
Menurutnya, kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di Condongcatur. BKAD Sleman menjadwalkan layanan Pekan Pembayaran Pajak di tiga kalurahan.
Setelah Condongcatur pada Selasa (4/8), layanan dilanjutkan di Kalurahan Caturtunggal pada Rabu (5/8) dan Kalurahan Sinduadi pada Senin (10/8).
BKAD Sleman juga terus mendorong digitalisasi pembayaran pajak serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kalurahan.
Langkah tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Mandiri turut menyediakan layanan pembayaran PBB-P2 secara digital melalui Livin' by Mandiri.
Masyarakat yang belum memiliki rekening juga dapat memperoleh pendampingan pembukaan rekening di lokasi.
PIC Bank Mandiri Sleman, Rafif Jagad, mengatakan pembayaran melalui Livin' by Mandiri langsung tercatat dalam sistem sehingga prosesnya lebih praktis dan cepat.
Upaya meningkatkan pembayaran pajak juga menunjukkan hasil positif di Kalurahan Condongcatur. Hingga Selasa (4/8/2026), realisasi pembayaran PBB-P2 telah mencapai 78,82 persen.
Kaur Danarta Kalurahan Condongcatur, Fernandya Riski Hartantri, S.T., menyebutkan terdapat 11.940 Nomor Objek Pajak (NOP) dengan total ketetapan sebesar Rp8.651.556.249.
Dari jumlah tersebut, pembayaran yang telah terealisasi mencapai Rp6.819.176.400.
Pemerintah Kalurahan Condongcatur selanjutnya akan menggelar Pekan Penagihan PBB-P2 di seluruh 18 padukuhan pada 18–26 Agustus 2026.
Layanan pembayaran juga akan kembali dibuka di Pendopo Kalurahan Condongcatur pada awal September untuk memberikan kesempatan kepada wajib pajak yang belum melunasi kewajibannya.
"Kami optimistis target penerimaan PBB-P2 tahun 2026 dapat tercapai melalui dukungan seluruh padukuhan dan meningkatnya kesadaran masyarakat," kata Fernandya.
Pelaksanaan Pekan Pembayaran PBB-P2 dan PKB menjadi semakin mudah karena terintegrasi dengan SEMANIS MADU.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat mengakses layanan pemerintahan, perpajakan, perbankan, konsultasi instansi, hingga produk UMKM dalam satu lokasi.
Kegiatan tersebut juga dipantau Panewu Depok, Rakhmad Harinawan, S.Sos., M.Si., bersama jajaran Jawatan Praja Kapanewon Depok.
Rakhmad mengapresiasi kolaborasi BKAD Sleman dengan Pemerintah Kalurahan Condongcatur yang mampu menggabungkan layanan perpajakan dengan inovasi pelayanan publik.
"SEMANIS MADU membuat pelayanan lebih mudah, cepat, dekat, dan efisien," ungkap Rakhmad.
Menurutnya, konsep pelayanan publik terpadu yang diterapkan Condongcatur dapat menjadi contoh bagi kalurahan lain di Kabupaten Sleman.
Sinergi BKAD Sleman, pemerintah kalurahan, KPPD Sleman, Bank Mandiri, serta pemangku kepentingan lainnya diharapkan terus memperluas akses pembayaran pajak dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
Penerimaan pajak daerah nantinya mendukung pembiayaan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga berbagai program pembangunan daerah di Kabupaten Sleman. (atm)