.
Ketua TKPK Sleman, Danang Maharsa, berdialog dengan para pendamping Program Keluarga Harapan (PLH) di Kapanewon Seyegan. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menegaskan tiga strategi prioritas Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menekan angka kemiskinan saat menghadiri Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Kantor Kapanewon Seyegan, Kamis (9/4).
Kegiatan monev yang digelar bersama Sekretariat Pemberdayaan Masyarakat (SEPEDA MAS) Kabupaten Sleman tersebut merupakan agenda rutin untuk memastikan program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dalam pelaksanaannya, monev dikemas dalam diskusi langsung yang melibatkan perangkat kalurahan dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Forum dialog ini menjadi sarana untuk menggali berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi di lapangan.
Danang Maharsa yang juga menjabat sebagai Ketua TKPK Sleman mengatakan, dialog dengan pendamping lapangan penting untuk memperoleh data riil kondisi masyarakat.
Menurutnya, laporan dari tim lapangan menjadi representasi kondisi sebenarnya yang terjadi di masyarakat.
“Hasil monitoring ini akan menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menentukan kebijakan, khususnya terkait upaya penanggulangan kemiskinan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Danang menyebutkan Pemerintah Kabupaten Sleman saat ini memprioritaskan tiga program utama penanggulangan kemiskinan.
Pertama, memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi masyarakat miskin yang tidak produktif, seperti lansia dengan riwayat sakit dan penyandang disabilitas berat.
Kedua, memfasilitasi peningkatan keterampilan dan pendapatan bagi masyarakat miskin produktif melalui pelatihan dan pendampingan agar mampu mandiri secara ekonomi.
Ketiga, memutus rantai kemiskinan melalui program beasiswa pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
Melalui tiga strategi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap upaya penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat. (atm)