.
Prosesi labuhan 8 gunungan dalam rangkaian acara sedekah laut di Pantai Baron. (PM-Muhammad Arifin)
Gunungkidul (PM) - Menjelang malam pergantia tahun Jawa 1 Suro 2022, pedagang dan warga di sekitar Pantai Baron, Kukup dan Drini di Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, menggelar acara sedekah laut, Jum'at(29/07/2022).
Sedangkan di Pantai Baron, acara kenduri dilaksanakan di aula Pantai Baron. Upacara adat ini diikuti seluruh warga masyarakat yang mencari rezeki di sekitar Pantai Baron. Usai acara kenduri, warga kemudian mengarak delapan Gunungan ke arah pantai.
Ketua panitia acara, Suwarji, menjelaskan ini sudah adat tradisi di mana para pelaku wisata yang ada di Pantai Baron mengungkapkan rasa syukurnya selama setahun ini diberi keselamatan dalam mencari nafkah,
"Di tahun ini ada delapan gunungan terbuat dari nasi tumpeng besar dilengkapi aneka hasil bumi, sesaji dan kepala kambing siap dilarung ke laut," jelas Suwarji.
Diterangkan, setelah gunungan sampai di tepi pantai kemudian sesepuh masyarakat membuka ritual dengan doa. Selanjutnya dilakukan tabur bunga serta sesaji. Setealah itu gunungan dinaikkan ke kapal nelayan yang akan membawanyya ke tengah laut.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Arif Ardian saat diikonfirmasi Patmamedia, Sabtu ( 30/07/2022 ) menjelaskan, peringatan 1 Muharram 1444 H, di pantai Baron yang biasa disebut dengan sedekah laut dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil bumi dan hasil laut kepada masyarakat setempat. Selain itu juga doa agar pandemi segera berakhir dan aktivitas masyarakat di kawasan Pantai Baron bisa berjalan baik seperti sedia kala.
" Di samping itu upacara sedekah laut merupakan salah satu media untuk mempererat rasa persaudaraan dan membangun kesadaran antar pelaku wisata di kawasan Pantai Baron. Bersama- sama menjaga Sapta Pesona Pariwisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan kesejahteraan pelaku wisata di kawasan pantai Baron,." tuturnya
Subani Iman Hadi, salah satu tokoh masyarakat setempat menambahkan, kegiatan larungan di Pantai Baron merupakan kegiatan tahunan yang sudah dimulai sekitar tahun 1983. Dengan diadakannya upacara adat ini diharapkan bisa mendukung pariwisata sehingga dapat berjalan dan mampu menarik wisatawan.***g