.
Destinasi wisata Candi Prambanan. (PM-open ai)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Pergerakan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 memberikan dampak signifikan bagi sektor pariwisata Kabupaten Sleman.
Berdasarkan data rekapitulasi kunjungan pada 10 destinasi wisata unggulan, tercatat 807.569 kunjungan wisatawan selama periode 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Edy Winarya, mengatakan capaian tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap destinasi wisata di Sleman, khususnya wisata alam dan budaya.
“Momentum libur Natal dan Tahun Baru ini dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Destinasi wisata alam dan heritage di Sleman masih menjadi pilihan utama wisatawan,” ujar Edy.
Berdasarkan data, Kawasan Kaliadem menjadi destinasi paling ramai dengan 324.043 kunjungan, disusul Candi Prambanan sebanyak 219.280 kunjungan, serta Kawasan Kaliurang yang dikunjungi 131.338 wisatawan. Ketiga destinasi tersebut menyumbang sebagian besar pergerakan wisatawan selama libur Nataru.
Destinasi lain yang juga mencatat kunjungan cukup tinggi antara lain Tebing Breksi dengan 22.370 kunjungan, Umbul Sidomulyo sebanyak 14.166 wisatawan, dan Studio Alam Gamplong yang dikunjungi 11.080 wisatawan.
Sementara Candi Ratu Boko mencatat 10.933 kunjungan dan Citra Grand Mutiara Waterpark sebanyak 2.844 wisatawan.
Edy menambahkan, puncak kunjungan terjadi pada 26–27 Desember 2025, seiring libur sekolah dan cuti bersama yang cukup panjang.
“Kami melihat lonjakan kunjungan pada akhir Desember. Ini berdampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata,” jelasnya.
Menurutnya, capaian ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan penguatan sektor pariwisata Sleman, sekaligus bahan evaluasi untuk peningkatan layanan, pengelolaan destinasi, serta kesiapan menghadapi musim liburan berikutnya. (atm)