.
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc. (kiri), bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (tengah) pada Kirab Malioboro Merah Putih. (PM-dok. Penrem072Pmk)
Patmamedia.com (YOGYAKARTA) – Nuansa merah putih begitu terasa di jantung Kota Yogyakarta. Sekitar 1.000 peserta dari berbagai unsur berjalan bersama dalam Kirab Malioboro Merah Putih, Sabtu (15/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang digelar Korem 072/Pamungkas ini mengambil rute dari Tugu Pal Putih, melintasi Jalan Mangkubumi, Rel Teteg, Gedung Kepatihan, Jalan Malioboro, hingga berakhir di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Kirab dimulai pukul 15.30 WIB. Sang Merah Putih diarak bersama berbagai elemen masyarakat, menghadirkan suasana kebangsaan sekaligus menjadi simbol bahwa kemerdekaan, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air merupakan milik seluruh anak bangsa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono, S.I.K., M.H., Kabinda DIY Brigjen TNI Firyawan, S.I.P., Kajati DIY Sri Kuncoro, S.H., M.Si., Wali Kota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), serta jajaran Forkopimda DIY dan Kota Yogyakarta.
Turut hadir Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., Dandim 0734/Kota Yogyakarta Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol. Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., Kadister Lanud Adisutjipto Kolonel Lek Kurniawan P. Yudhono, Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut (P) Hendra Siregar, A.Md., M.Tr.Opsla., serta unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.
Semakin semarak, kirab melibatkan Tentara Keraton dan Drumband Keraton, Paskibraka, TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, seniman, musisi, komunitas Malioboro hingga tokoh masyarakat.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah pembawaan Patung Pancasila oleh delapan personel dari berbagai unsur. Kehadiran mereka merepresentasikan keberagaman yang berpadu dalam satu semangat dan tujuan, yakni menjaga persatuan serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan.
Setibanya di depan Gedung Kepatihan sekitar pukul 16.18 WIB, rombongan kirab disambut Gubernur DIY bersama Forkopimda DIY dan Tentara Keraton yang diiringi Drumband Keraton. Setelah prosesi penyambutan, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Sekitar pukul 17.07 WIB, seluruh peserta kirab tiba di Titik Nol Kilometer. Rangkaian kegiatan kemudian mencapai puncaknya dengan pembentangan Sang Merah Putih dan prosesi pelipatan bendera.
Kirab Malioboro Merah Putih tidak sekadar menjadi perayaan untuk menyambut Hari Kemerdekaan. Di balik langkah yang menyusuri ikon Kota Yogyakarta tersebut, tersampaikan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta terus menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air.
Beragam latar belakang yang melebur dalam satu barisan menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpisah. Sebaliknya, keberagaman menjadi kekuatan yang mempererat kebersamaan dan meneguhkan semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa.
Melalui kegiatan ini, Korem 072/Pamungkas bersama seluruh elemen masyarakat turut mengajak generasi bangsa menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai ruang untuk memperkuat persatuan, merawat kebhinekaan, dan bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. (atm/Penrem072Pmk)