Platinum

Padukuhan Tanggung Tampilkan Potensi UMKM dan Pertanian di Lomba Pengagungan Panggang

Wagino
29 July 2026
.
Padukuhan Tanggung Tampilkan Potensi UMKM dan Pertanian di Lomba Pengagungan Panggang

Lurah Girimulyo, Drs. Sunu Raharjo (kiri), bersama Kapolsek beserta Panewu Panggang (kanan) saat mengunjungi stan UMKM. (PM-Wagino)

Patmamedia.com (GUNUNGKIDUL) – Padukuhan Tanggung, Kalurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang, menampilkan beragam potensi unggulan mulai dari UMKM, pertanian, perikanan hingga semangat gotong royong saat mewakili Kalurahan Girimulyo dalam Lomba Pengagungan tingkat Kapanewon Panggang. Kegiatan berlangsung di Balai Padukuhan Tanggung, Selasa (28/7/2026).

Lomba Pengagungan merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 16 anggota tim juri dari unsur Kapanewon Panggang diterjunkan untuk melakukan penilaian, di antaranya Panewu Panggang Sustiwiningsih, Kapolsek Panggang, Danramil, serta Puskesmas Panggang.

Penilaian meliputi administrasi, kebersihan lingkungan, partisipasi masyarakat, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Lurah Girimulyo, Drs. Sunu Raharjo, mengatakan lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persatuan, kekompakan, serta semangat gotong royong masyarakat.

"Alhamdulillah warga Padukuhan Tanggung sangat antusias walaupun dengan keadaan yang masih penuh keterbatasan," ujar Sunu.

Menurutnya, warga berhasil menunjukkan berbagai potensi ekonomi yang layak dikembangkan. Di sektor perikanan, masyarakat membudidayakan ikan lele menggunakan teknologi kolam terpal portabel. 

Sementara di bidang pertanian dikembangkan tanaman cabai, bawang merah, alpukat, hingga pepaya California.

Sunu menilai tanaman alpukat memiliki prospek yang baik karena cocok dikembangkan di wilayah tersebut sebagai investasi jangka panjang bagi masyarakat.

"Semoga dengan potensi yang ada ini warga Padukuhan Tanggung semakin maju dan berkembang, tetap guyub rukun, kompak, serta selalu mengedepankan kebersamaan," katanya.

Selain sektor pertanian, warga juga memamerkan berbagai produk UMKM, seperti keripik singkong, keripik pisang, tempe koro, peyek tape, hingga aneka jamu tradisional yang masih terus diproduksi.

Ia menegaskan inti dari Lomba Pengagungan adalah membangun kebersamaan masyarakat.

"Saya yakin dengan kebersamaan, Padukuhan Tanggung akan semakin maju dan berkembang," tambahnya.

Sementara itu, Dukuh Tanggung, Geseng Priyanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim penilai. Ia mengungkapkan penyambutan dilaksanakan secara sederhana karena bertepatan dengan kebutuhan masyarakat menghadapi tahun ajaran baru sekolah.

"Yang penting kami warga Padukuhan Tanggung tetap semangat," tegasnya.

Geseng menjelaskan Padukuhan Tanggung berada di wilayah timur Kalurahan Girimulyo dengan luas sekitar 12 hektare. Padukuhan tersebut terdiri atas 1 RW dan 4 RT yang dihuni 468 jiwa atau 147 kepala keluarga.

Berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat terus berjalan, mulai dari penanganan stunting, Posyandu balita dan lansia, skrining kesehatan rutin, hingga pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan tanaman obat keluarga (TOGA).

"Warga kami tetap berupaya memanfaatkan pekarangan secara maksimal," ujarnya.

Ia menambahkan masyarakat juga dikenal taat membayar pajak sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah. Selain itu, peternakan kambing dan sapi menjadi tabungan keluarga yang membantu meningkatkan ketahanan ekonomi warga, meskipun wilayah tersebut merupakan kawasan tadah hujan.

"Alhamdulillah dari usaha warga, kami semua bisa berkembang sehingga mampu membantu kebutuhan sehari-hari," katanya.

Pada kesempatan itu, Panewu Panggang Sustiwiningsih mengapresiasi semangat warga Padukuhan Tanggung dalam menyambut HUT ke-81 RI melalui Lomba Pengagungan.

Ia juga mendorong pelaku UMKM memasarkan produknya di lokasi-lokasi strategis, khususnya di sepanjang Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), agar lebih dikenal wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul.

"Saya yakin nantinya produk dari Tanggung bisa semakin terkenal sehingga menjadi oleh-oleh khas bagi para wisatawan," pungkasnya. (Wag)

Dilarang

Baca Juga