Platinum

Pemkab Sleman Siapkan Kerja Sama UNY Tingkatkan Kompetensi Guru

Wijatma T S
04 August 2026
.
Pemkab Sleman Siapkan Kerja Sama UNY Tingkatkan Kompetensi Guru

Bupati sleman, Harda Kiswaya (tengah) saat menyampaikan komitmen dalam Saresehan dan Bakti Sosial Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMP Negeri 1 Godean, Selasa (4/8). (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan kerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk meningkatkan kualifikasi dan kapasitas guru di Kabupaten Sleman.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Sleman Harda Kiswaya saat menghadiri Saresehan dan Bakti Sosial Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMP Negeri 1 Godean, Selasa (4/8).

Di hadapan para kepala sekolah, pengawas, dan pamong pendidikan, Harda menegaskan komitmen Pemkab Sleman untuk terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

Menurutnya, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kapasitas para guru dalam menjalankan tugasnya.

“Kami sedang mengagendakan kerja sama dengan UNY untuk meningkatkan kapasitas bapak dan ibu guru. Saya ingin pendidikan pendidik di Sleman bisa terus meningkat. Pemerintah berkomitmen penuh untuk menyengkuyung pengembangan kompetensi ini,” ujar Harda.

Selain peningkatan kompetensi, Harda juga menyoroti pentingnya tata kelola administrasi pendidikan yang berpihak pada kesejahteraan guru.

Ia mengajak seluruh kepala sekolah, guru, dan pamong pendidikan memanfaatkan waktu dan amanah yang diberikan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada siswa dan wali murid.

Menurut Harda, pelayanan pendidikan harus dilaksanakan dengan ikhlas dan penuh kasih sayang agar mampu mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ponidi mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Merdeka dari Penyakit, Merdeka Mengajar” dan diikuti 120 peserta.

Peserta terdiri atas 54 kepala SMP Negeri, 10 kepala Madrasah Negeri (MTsN), serta 56 kepala SMP dan madrasah swasta.

Ponidi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bappeda, RSUD Sleman, dan RSUD Prambanan.

Salah satu rangkaian kegiatan berupa pemeriksaan kesehatan fisik dan kesehatan jiwa bagi para pimpinan sekolah serta pengawas.

Menurut Ponidi, kondisi kesehatan tenaga pendidik, baik secara fisik maupun mental, menjadi salah satu faktor penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang unggul.

“Untuk melahirkan sekolah dan anak-anak yang berprestasi, syarat utamanya adalah kepala sekolahnya harus sehat terlebih dahulu, baik sehat raga maupun sehat jiwa. Harapannya, sekondurnya dari kegiatan ini, para kepala sekolah dapat menularkan ilmu dan semangat hidup sehat kepada seluruh guru di sekolah masing-masing,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman Wildan Solichin, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Dinas Pendidikan, serta para kepala sekolah dan pengawas se-Kabupaten Sleman.

Dalam kesempatan itu, Harda juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru. Ia mengenang masa sekolahnya dan menyebut keberhasilannya memimpin Sleman saat ini tidak terlepas dari pendidikan, gemblengan, serta ketulusan para guru yang pernah mendidiknya.

Karena itu, ia berharap para pendidik terus memberikan pelayanan terbaik kepada generasi muda Sleman dengan mengedepankan ketulusan dan kasih sayang. (atm)

Dilarang

Baca Juga