Pengurus Forpis Sleman Dilantik, Ini 7 Prinsip Dasar PMI Jalankan Tugas Pokok Menolong Sesama
Muh Sugiono
17 June 2023
.
Salah satu pengurus terlantik menandatangai berita acara pelantikan. (PM-Subardi/PMI Sleman)
SLEMAN (PM) – Ketua PMI Sleman, DR, dr Sunartono, M.Kes melantik pengurus Forum Remaja Palang Merah Indonesia ( Forpis) PMI Sleman masa bhakti 2023-2024, di ruang pertemuan Dalem Agung Palagan Jl. Palagan Kabupaten Sleman, DIY, Sabtu (17/6/2023).
Ketua PMI Sleman DR. dr. Sunartono, M.Kes tentang 7 prinsip dasar PMI dalam menjalankan tugas utama kemanusiaan (Foto: Subardi/PMI Sleman)
Forpis merupakan wadah perwakilan anggota Palang Merah Remaja (PMR) yangsecara sukarela dan dapat dipercaya untuk memberikan sumbangsih dalam tugas-tugas kemanusiaanyang diemban Palang Merah Indonesia (PMI)
“Dalam menjalankan tugas kemanusiaan, Forpis memiliki tugas pokok menolong sesama. Tetapi, dalam menjalankan tugas dan fungsi tersebut tetap harus mengacu pada tujuh prinsip dasar PMI,” ucap DR, dr Sunartono, M.Kes dalam pidato pelantikannya.
Adapun ketujuh prinsip dasar PMI tersebut, menurut dr Sunartono, adalah prinsisp kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan dan kesemestaan. Oleh karena itu dalam menjalankan tugas kemanusiaan, anggota Forpis harus mengacu tujuh prinsip tersebut. Dengan begitu, lanjutnya, maka segala tindakan yang diambil tidak akan terpengaruh oleh segala perbedaan dan latar belakang orang yang akan ditolong.
Mantan Sekda Sleman itu juga menjaelaskan, tugas yang diemban Forpis bersifat sukarela dan tidak mendapat imbalan apapun. Meski demikian, ia wanti-wanti dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Forpis tidak boleh sesuka hati dan serelanya. Tetapi harus menjalankannya sepenuh hati sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tugas pokok anggota Forpis adalah menolong korban, bukan mencegah terjadinya korban. Sebab, tugas mencegah terjadinya korban sudah ada petugas lain yang berwenang, “ jelas Ketua PMI Sleman yang juga seorang dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta tersebut.
Dalam mnenolong korban, demikian Sunartono, juga harus mengutamakan keselamatan dan keamanan pribadi. Jangan sampai menolong korban malah ikut menjadi korban. Oleh karena itu, dalam menjalankan tugas kemanusiaan menolong sesama harus dilakukan dengan profesional dan penuh kehati-hatian.
“Sebuah tugas kemanusiaan disebut sukses itu ketika yang ditolong selamat dan yang menolong juga selamat,” pesan Sunartono yang dikenal sebagai intelektual yang humble namun teguh dalam prinsip itu mengakhiri pidatonya.
Pengurus Forpis Sleman masa bhakti 2023-2024 yang dilantik tersebut terdiri dari Ketua Nisa Achya Aulia, Wakil ketua Arya Rasyid Huda, Sekretaris 1 Syafa Aura syafitri, Sekretaris 2 Sabrang Wengi Kidung Panuluh, Bendahara 1 Dianiza Ayu Pinasti, Bendahara 2 Radjia Ramadhan Farsya serta sejumlah seksi yang seluruhnya sebanyak 17 orang dan semuanya berstatus pelajar atau mahasiswa.
Selain disaksikan oleh sejumlah pejabat lingkungan Pemkab Slreman, acara pelantikan tersebut juga dihadiri para pengurus PMI Sleman, dan pengurus PMI DIY. ***