.
Dari kiri, Al Thouvik Sofisalam, S.IP (Kamituwa), Retnaningsih, S.Sos (Dukuh Joho), dan Irfani Reza Pahlevi, S.Pd., M.Pd., M.IP (Dukuh Pondok). (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalurahan Condongcatur kembali membuahkan hasil.
Tiga pamong kalurahan sukses menyelesaikan studi lanjut dan diwisuda di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) “APMD” Yogyakarta, Sabtu (11/4/2026).
Ketiganya adalah Al Thouvik Sofisalam, S.IP (Kamituwa), Retnaningsih, S.Sos (Dukuh Joho), dan Irfani Reza Pahlevi, S.Pd., M.Pd., M.IP (Dukuh Pondok).
Mereka menuntaskan pendidikan dengan capaian membanggakan, termasuk predikat cum laude yang diraih Al Thouvik dengan IPK 3,89.
Keberhasilan ini tak lepas dari Program Studi Lanjut Pamong Kalurahan (SULAPAN) yang digagas Pemerintah Kalurahan Condongcatur sejak 2021.
Melalui program ini, pamong dan staf mendapat bantuan pendidikan mulai Rp3 juta untuk jenjang S1, Rp6 juta untuk S2, hingga Rp10 juta untuk program doktor.
Al Thouvik mengaku ilmu yang diperoleh selama kuliah sangat relevan dengan tugasnya di pemerintahan kalurahan.
“Saya berharap ilmu ini bisa saya aplikasikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memajukan Kalurahan Condongcatur,” ujarnya.
Senada, Retnaningsih menilai pengalaman kuliah membuka wawasan tentang keberagaman dan pembangunan desa.
Ia juga berharap dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk memajukan Padukuhan Joho serta menginspirasi masyarakat bahwa belajar tidak mengenal usia.
Sementara itu, Irfani Reza Pahlevi menegaskan, program SULAPAN sangat membantu pamong dalam memperkuat fondasi ilmu pemerintahan.
Ia menilai kesempatan studi lanjut penting agar pamong mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Program bantuan pendidikan ini bertujuan mendorong pamong terus belajar dan meningkatkan kapasitas, termasuk penguasaan teknologi informasi, sehingga pelayanan publik semakin prima,” jelasnya.
Sebelumnya, pada 2023 dan 2024, sejumlah pamong juga telah menyelesaikan pendidikan D3 hingga S2. Bahkan, dua pamong lainnya dijadwalkan wisuda pada September 2026, sementara beberapa pejabat kalurahan kini tengah menempuh pendidikan S2.
Rangkaian capaian ini menunjukkan konsistensi Pemerintah Kalurahan Condongcatur dalam membangun SDM unggul demi mendukung pelayanan dan pembangunan berbasis masyarakat. (atm)