.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Heri Kuntadi, A.P., M.T., memaparkan capaian dan rencana pembangunan ke depan dalam jumpa pers di BKAD, Selasa (9/12). (PM-Jatmo)
Patmamedia.com (SLEMAN) — Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperluas jangkauan penerangan jalan umum (PJU) melalui program Sleman Dalane Padang sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan keamanan warga pada malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Heri Kuntadi, A.P., M.T., memaparkan capaian dan rencana pembangunan ke depan dalam jumpa pers di BKAD, Selasa (9/12).
“Kehadiran PJU sangat penting untuk keselamatan pengguna jalan serta keamanan lingkungan masyarakat. Karena itu, kami konsisten memperluas cakupan hingga merata di semua wilayah Sleman,” ujar Heri.
Sepanjang tahun anggaran 2025, Dishub Sleman telah membangun 2.517 titik PJU, meliputi 1.996 titik permukiman, 521 titik ruas jalan, 313 pemasangan KWH meter baru, dan 53 tambah daya, tersebar di 64 ruas jalan dan 306 dusun, seluruhnya menggunakan lampu LED hemat energi.
Dari hasil pemetaan, kebutuhan ideal penerangan di seluruh ruas jalan Kabupaten Sleman mencapai 17.488 titik. Hingga 2025 baru ada 13.265 titik, sehingga masih kekurangan 7.096 titik PJU baru dan 2.966 titik perlu perbaikan dan retrofit.
Selain itu, 1.826 titik PJU lama masih memakai lampu non-LED dan perlu diganti.
“Kami sedang melakukan pemetaan berbasis GIS agar data kebutuhan PJU semakin presisi dan perencanaan lebih tepat sasaran,” imbuh Heri.
Pada tahun 2026, Dishub menargetkan pembangunan 3.81 titik PJU permukiman serta 5 titik PJU tenaga surya dengan anggaran Rp 20,13 miliar. Adapun pembangunan skala besar di ruas jalan menunggu finalisasi inventarisasi.
“Fokus utama kami tahun depan adalah wilayah permukiman untuk menjamin kenyamanan aktivitas warga hingga malam hari,” jelasnya.
Evaluasi pembiayaan menunjukkan skema Kontrak Daya masih menguras anggaran. Per Agustus 2025 tercatat Kontrak Daya: 119 pelanggan (4,6%), daya 42%, tagihan 70%, sedangkan Meterisasi: 2.453 pelanggan (95,4%), daya 58%, tagihan 30%
“Kontrak Daya tidak efisien karena tagihan yang dibayar jauh lebih besar dari daya yang digunakan. Maka konversi bertahap ke Meterisasi menjadi prioritas untuk penghematan anggaran daerah,” tegas Heri.
Pemkab Sleman memastikan pembangunan PJU akan terus berlanjut dan menyasar seluruh wilayah.
“Kami ingin seluruh warga Sleman merasakan manfaat pemerataan pembangunan termasuk penerangan jalan, sehingga lebih aman, nyaman, dan produktif,” tutup Heri. (atm)