.
Bupati Bantul, H. Abdul Halim mendampingi Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta Forkopimda. (PM-ist)
Patmamedia.com (BANTUL) – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bantul agar tidak berhenti pada penyusunan visi, tetapi mampu menerjemahkannya menjadi program nyata yang berpihak kepada masyarakat.
Pesan itu disampaikan Sri Sultan saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul di Lapangan Trirenggo, Bantul, Senin (20/7/2026).
Upacara Agung Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul turut dihadiri jajaran TNI-Polri dan pejabat pemerintahan.
Hadir di antaranya Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., Kadister Lanud Adisutjipto Kolonel Lek Kurniawan P. Yudhono, Dandenpomal Lanal Yogyakarta Mayor Laut (PM) Buang Kuswanto, Wali Kota Yogyakarta, para bupati se-DIY, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bantul, serta tamu undangan lainnya.
Sebelumnya, Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih melaporkan komitmen pembangunan daerah melalui Nawala Bupati.
Program tersebut meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, gerbang kemakmuran, pemerataan infrastruktur, penguatan kekompakan sosial, serta reformasi birokrasi.
"Kami memohon arahan, nasihat, dan masukan dari Bapak Gubernur DIY demi terwujudnya Kabupaten Bantul yang semakin baik, maju, aman, tenteram, serta Gemah Ripah Loh Jinawi," ujar Halim Muslih.
Menanggapi hal itu, Sri Sultan menegaskan Hari Jadi Bantul harus menjadi momentum introspeksi terhadap jalannya pemerintahan sekaligus menjawab tantangan perubahan zaman yang semakin cepat.
Menurut Sultan, pembangunan harus diwujudkan melalui langkah konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Hendaknya segera disempurnakan agar visi Bupati yang dicita-citakan dapat segera terwujud melalui eksekusi program yang pro-rakyat," tegas Sri Sultan.
Sri Sultan juga mengutip ajaran dalam Serat Wedhatama yang menekankan pentingnya keberanian, harta, dan kebijaksanaan sebagai penyangga martabat manusia.
Nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi pedoman dalam membangun masyarakat Bantul yang cerdas, tangguh, dan berkarakter.
Ia menambahkan, masyarakat yang sehat bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kepribadian yang matang, rendah hati, serta mampu menjaga budaya Jawa di tengah derasnya pengaruh budaya asing.
Mengakhiri sambutannya, Sri Sultan mengajak seluruh elemen masyarakat terus mengasah budi pekerti, memperbaiki lingkungan, dan bergotong royong mewujudkan kesejahteraan bersama.
Ia berharap Hari Jadi ke-195 menjadi momentum memperkuat pembangunan demi keselamatan dan kemakmuran seluruh masyarakat Kabupaten Bantul. (wag)