Syawalan Condongcatur 2026, 250 Peserta Perkuat Komitmen Pelayanan dan Kerukunan
Wijatma T S
30 March 2026
.
Lurah beserta staf Pemkal Condongcatur dan lembaga kalurahan saling bersalaman pada acara Syawalan di Pendopo Kromoredjan. (PM-Dok.Humas)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kalurahan Condongcatur menggelar Syawalan Idul Fitri 1447 H bersama lembaga kalurahan, masyarakat, dan mitra di Pendopo Kromoredjan, Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan publik dan menjaga kerukunan masyarakat pasca Idul Fitri.
Syawalan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini dihadiri sekitar 250 peserta, terdiri dari Panewu Kapanewon Depok beserta jajaran Forkompim, Ketua BPKal Condongcatur, lembaga kalurahan seperti PKK, LPMKal, Karang Taruna, serta para purna tugas lurah dan pamong kalurahan.
Selain itu, hadir pula pendamping desa, kader kesehatan, Kelompok Wanita Tani (KWT), Destana, Linmas, RAPI Depok, relawan RCC, KSB, Kosapa, tokoh masyarakat, ketua RW, perwakilan kampus, serta mitra kalurahan seperti Bank BPD DIY Cabang Condongcatur dan Bank Sleman.
Ikrar syawalan disampaikan Ketua Paguyuban Dukuh Condongcatur "BOGE" (Rebo Wage), Ribut Suparman, A.Md., mewakili masyarakat.
Dalam ikrar tersebut disampaikan komitmen bersama menjaga kerukunan, meningkatkan pelayanan, dan mendorong kemajuan kalurahan, sekaligus menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin dalam suasana Idul Fitri 1447 H.
Ikrar tersebut diterima Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, yang berharap momentum Syawalan dapat membawa perubahan positif bagi pelayanan kepada masyarakat.
“Syawalan ini sebagai simbol komitmen kita memulai lembaran baru dengan niat baik, memperbaiki hubungan, dan meningkatkan kesadaran sosial. Mari kita jaga kerukunan, pelayanan dan kemajuan kalurahan bersama,” ujarnya.
Usai ikrar, doa dipimpin Dukuh Gandok, Supriyono Admojo, yang memohon ampunan dan rahmat Allah SWT, sekaligus berharap momentum Idul Fitri menjadi awal memperkuat kebersamaan antara pamong dan masyarakat.
Acara kemudian diakhiri dengan saling bersalaman antara lurah, pamong kalurahan, dan tamu undangan, dilanjutkan ramah tamah serta hiburan musik organ tunggal yang menambah suasana keakraban. (atm)