Syawalan Dukuh Condongcatur 2026: Silaturahmi Hangat ke Purna Tugas
Wijatma T S
25 March 2026
.
Para dukuh berkunjung dan halal bihalal di kediaman mantan dukuh Pondok, Teguh Subroto. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) - Momen Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan Paguyuban Dukuh Condongcatur yang tergabung dalam BOGE (Rabo Wage) untuk mempererat silaturahmi dengan para purna tugas dukuh.
Tradisi tahunan ini kembali digelar pada Rabu, 25 Maret 2026, dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Sebanyak 18 dukuh se-Kalurahan Condongcatur ambil bagian dalam kegiatan syawalan tersebut.
Mereka terlebih dahulu berkumpul di Kantor Kalurahan Condongcatur sejak pukul 08.00 WIB sebelum memulai kunjungan secara berkelompok.
Rute silaturahmi dimulai dari kediaman Purna Tugas Dukuh Ngropoh, kemudian berlanjut ke Gempol, Pondok, dan berakhir di Kayen.
Sementara itu, kunjungan ke Purna Tugas Dukuh Joho tidak dapat dilakukan karena yang bersangkutan tengah berada di luar kota.
Ketua Paguyuban Dukuh Condongcatur, Ribut Suparman, A.Md., yang juga menjabat sebagai Dukuh Dero menjelaskan, kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian para mantan dukuh sekaligus sarana memperkuat kerukunan.
“Purna tugas dukuh yang masih sugeng saat ini ada tujuh orang. Karena itu, kunjungan kita lakukan bersama secara berkelompok dari satu kediaman ke kediaman lainnya. Di setiap tempat, kami saling menanyakan kabar, bermaaf-maafan, serta menikmati hidangan sederhana dalam suasana kekeluargaan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para purna tugas agar tetap semangat menjalani masa pensiun, menjaga kesehatan, serta terus memberikan bimbingan kepada para dukuh yang masih aktif bertugas.
Adapun tujuh purna tugas dukuh Condongcatur yang masih sugeng saat ini antara lain H. Sukris (Sanggrahan), H. Sumadi (Kaliwaru), Drs. Mujiyono (Ngropoh), Teguh Subroto, BA (Pondok), Purwanto (Kayen), H. Djupriyono (Joho), dan Sabar Wijaya (Gempol).
Melalui kegiatan syawalan ini, diharapkan hubungan antara para purna tugas dan dukuh aktif semakin erat, serta nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong tetap terjaga di tengah masyarakat Condongcatur.