Platinum

TMMD Sengkuyung 2026 Sleman Ditutup, Jalan 250 Meter hingga RTLH Berhasil Dibangun

Wijatma T S
11 March 2026
.
TMMD Sengkuyung 2026 Sleman Ditutup, Jalan 250 Meter hingga RTLH Berhasil Dibangun

Wabup Danang Maharsa dan Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho usai menandatangani naskah serah terima hasil pekerjaan. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0732/Sleman resmi ditutup pada Rabu (11/3). 

Penutupan yang digelar di Lapangan Balai Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati tersebut dihadiri Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

Penutupan ini menandai berakhirnya kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Sleman, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa selama satu bulan penuh. 

Usai upacara, Wakil Bupati bersama Forkopimda Sleman meninjau sejumlah hasil pembangunan seperti talud jalan, cor blok jalan, serta jembatan yang menjadi sasaran fisik TMMD.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengatakan keberhasilan program tersebut merupakan bukti nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat. 

Menurutnya, semangat gotong royong menjadi faktor utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

“Ini menunjukkan kemanunggalan TNI-Rakyat. Bila semua beban diselesaikan secara bersama-sama dan bergotong royong, semuanya akan menuju perbaikan dan memberikan kesejahteraan,” ujar Danang.

Ia menambahkan, berbagai program yang dilaksanakan selama TMMD mulai dari pembangunan jalan, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga sosialisasi penanganan stunting telah berjalan baik. 

Danang berharap hasil pembangunan tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho, dalam amanatnya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sleman atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD, termasuk melalui alokasi anggaran dari APBD.

Menurutnya, selain pembangunan infrastruktur, kegiatan TMMD juga difokuskan pada program nonfisik seperti percepatan penurunan stunting, penyuluhan wawasan kebangsaan, swasembada pangan, serta sosialisasi penanggulangan bencana.

Lurah Sumberadi, Hadi Sunyoto, turut menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program tersebut. Ia menilai seluruh kegiatan yang dilakukan sangat sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat setempat.

“Semangat gotong royong yang telah terbangun selama TMMD harus terus dipelihara dan ditumbuhkembangkan demi kesejahteraan berkelanjutan di Kabupaten Sleman,” kata Hadi.

Dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 di Dusun Konteng, Kalurahan Sumberadi, sejumlah pembangunan fisik berhasil direalisasikan. 

Di antaranya pembangunan talud jalan di dua sisi, cor blok jalan sepanjang 250 meter, perbaikan jembatan sepanjang 6 meter, serta rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni milik warga bernama Maya Estianingsih.

Selain itu juga dilakukan pemasangan bronjong, pembangunan tugu TMMD, pembuatan topi talud, pemasangan tiang listrik, serta pemasangan dan pengecatan pagar jalan dan portal.

Sementara untuk kegiatan nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan kamtibmas, edukasi terkait kejahatan anak jalanan dan bullying, serta penyuluhan pencegahan stunting melalui penguatan peran Posyandu dan Posbindu Penyakit Tidak Menular. (atm)*

Dilarang

Baca Juga