Platinum

Truk Muatan 9 Ton Gaplek Terguling di Bokong Semar Piyungan, Sopir Selamat

Wagino
09 July 2026
.
Truk Muatan 9 Ton Gaplek Terguling di Bokong Semar Piyungan, Sopir Selamat

Truk terguling dan muatan gaplek tumpah di tikungan Bokong Semar Bantul. (PM-ist)

Patmamedia.com (BANTUL) – Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek terguling di tikungan Bokong Semar, Dusun Tambalan, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Rabu (8/7/2026) sore. 

Beruntung, sopir selamat dan tidak mengalami luka dalam kecelakaan tunggal tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 16.35 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, truk mengalami kerusakan pada pintu dan kaca sebelah kiri dengan kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp4 juta.

"Peristiwa ini merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel. Sopir dalam kondisi selamat, tidak mengalami luka-luka, dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit," kata Rita, Kamis (9/7/2026).

Truk yang dikemudikan pria berinisial J (45) itu diketahui mengangkut sekitar sembilan ton gaplek dari arah Wonosari menuju Yogyakarta.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan terjadi saat truk melintasi tikungan Bokong Semar yang memiliki karakteristik jalan menurun sekaligus menikung. 

Pada saat bersamaan, arus lalu lintas dari arah Yogyakarta menuju Wonosari terpantau cukup padat.

Menurut Rita, pengemudi baru pertama kali melintasi jalur tersebut sehingga diduga belum menguasai karakteristik medan. 

Kendaraan disebut terlalu mengambil sisi kiri jalan hingga kehilangan keseimbangan.

Akibatnya, truk miring lalu terguling dan menutup sebagian badan Jalan Jogja–Wonosari. Kondisi tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas melambat.

"Muatan yang cukup berat serta kondisi jalan yang menurun menjadi faktor yang harus diantisipasi setiap pengemudi kendaraan angkutan barang. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan petugas," ujarnya.

Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Piyungan yang menerima laporan dari warga langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, mengatur arus kendaraan, serta mendata kendaraan dan saksi.

"Petugas langsung melakukan penanganan di lokasi agar arus lalu lintas tetap berjalan dan tidak terjadi kemacetan berkepanjangan akibat truk yang menutup sebagian badan jalan," jelas Hidayanto.

Proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam karena truk membawa muatan cukup berat. 

Sekitar pukul 20.00 WIB, kendaraan berhasil dipindahkan dan badan jalan dibersihkan sehingga arus lalu lintas kembali normal di kedua arah.

"Setelah truk berhasil dievakuasi, situasi lalu lintas kembali lancar. Petugas memastikan tidak ada lagi hambatan di lokasi sebelum arus kendaraan dinormalkan," katanya.

Hidayanto juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar mengenali karakteristik jalur yang akan dilalui, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi jalan menurun dan tikungan tajam.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi untuk mengenali rute perjalanan yang akan dilalui, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, serta mengurangi kecepatan ketika melintas di jalur yang menurun dan menikung. Kewaspadaan pengemudi menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," pungkasnya. (wag)

Dilarang

Baca Juga