Wabup Sleman: Arsip Bukan Sekadar Dokumen, tapi Identitas dan Memori Bangsa
Wijatma T S
13 April 2026
.
Wabup Danang Maharsa (tengah) bersama peserta Bimtek. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menegaskan, arsip memiliki makna yang jauh lebih penting daripada sekadar dokumen administratif.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Kebijakan dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Vital dan Arsip Terjaga di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sleman, Senin (13/4).
Menurut Danang, arsip merupakan bagian dari identitas sekaligus memori kolektif bangsa yang harus dijaga dengan baik oleh seluruh perangkat daerah.
Ia mengingatkan, pengelolaan arsip yang tepat menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Arsip bukan sekadar tumpukan dokumen, tetapi merupakan identitas dan memori kolektif bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Danang menekankan pentingnya arsip vital yang bersifat tidak tergantikan dan menjadi dasar operasional suatu instansi. Oleh karena itu, pengelolaan dan perlindungannya harus dilakukan secara optimal sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Ia juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam pengelolaan arsip.
“Manfaatkan momentum ini untuk berdiskusi dengan narasumber agar pengelolaan arsip di masing-masing perangkat daerah dapat berjalan sesuai regulasi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong optimalisasi penyelenggaraan kearsipan di lingkungan perangkat daerah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan pengelolaan arsip vital dan arsip terjaga di perangkat daerah dapat berjalan lebih optimal sesuai ketentuan,” jelasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 96 peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sleman.
Materi yang disampaikan meliputi kebijakan penyelenggaraan kearsipan, pengelolaan arsip vital dan arsip terjaga, serta praktik teknis pengelolaannya dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan arsiparis. (atm)*