.
Kondisi Pandemi Covid-19 telah menjadikan berbagai aktivitas menjadi terbatas, namun tidak dengan kreativitas, kreativitas dapat mundul pada kondisi tidak terbatas. Seperti yang dilakukan para Seniman Bunga dalam wadah Ikatan Perangkai Bunga Indonesia(IPBI) di DI Yogyakarta.
Seniman Bunga Yogyakarta berupaya menampilkan kreasi merangkai bunga Indonesia dengan menonjolkan bunga tropis dan sub tropis baik bersumber dari tanaman bunga budidaya mapun bunga liar dengan mengkombinasikan unsur bunga, batang, dan akar, rimpang, serta bijia-bijian dengan cita rasa seni yang tinggi.
Di masa pandemic, Hervia Latuconsina Budi bersama seniman bunga Yogyakarta telah merancang berbagai rangkaian bunga yang cantik dan didokumentasikan dengan Foto. dan didesiminasikan kepada public dalam bentuk buku cantik, diberi judul “Bunga Terakhir”.
Sebuah persembahan selama ia mengabdi dan membesarkan, komunitas pencinta, pemerhati sekaligus sebagai pelestari berbagai bunga asal dari berbagai daerah di Indonesia.
Persembahan Bunga Terakhir bukan berarti harus mandeg dalam berkarya, namun berproses dan berupaya untuk memajukan, dan menanamkan rasa cinta dan kecintaan bunga bagi generasi muda.
Karya-karyanya,yang apik dengan sentuhan tangan,lahirlah karya kaya dengan olah cipta dan kreasi seni manusia ditantang untuk mampu menyajikan indahnya bunga di halaman,kebun maupun hutan yang tumbuh di alam bebas menjadi karya seni yang indah menawan.
Memadukan cantiknya bunga dan segarnya daun dengan akar, batang,container karya cipta manusia akan menyajikan rangkaian yang indah menyejukan, menenangkan hati,menimbulkan kedamaian dan kreativias siapapun yang memandangnya.
Buku “BungaTerakhir” memuat foto-foto rangkaian bunga khas Indonesia karya seniman perangkai bunga Yogyakarta yang disuguhkan dengan berbagai tema spesifik, diluncurkan di Rumah Lavia Pakem, Dusun Padukan, Pakembinangan, Sleman,Sabtu pekan lalu.
Terdapat 31 desain bunga dalam buku ini dengan berbagai tema, diantaranya adalah Kacar Kucur, Peti Antik, Tarian Clorot, The Power of Hoya, Pramudyo Tedak Siten, Ice Cream New Year, Seni Dalam Kayu, Tropical Jungle, Topiari with Janur.
Dengan kehadiran buku ini didarapkan memberi manfaat inspirasi bagi berbagai pihak untuk mengembangkan kreativitas dalam bisnis merangkai bunga guna meningkatkan value added.