.
Bupati Harda Kiswaya memberikan sambutan dan apresiasi kepada kelompok jaga warga se-Condongcatur. (PM-Wasana)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Semangat gotong royong warga Condongcatur kini makin kuat dengan dikukuhkannya 18 Kelompok Jaga Warga tingkat padukuhan oleh Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, di Pendopo Kalurahan Condongcatur, Rabu malam (8/10/2025).
Pengukuhan ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Pergub DIY Nomor 41 Tahun 2023 tentang Kelompok Jaga Warga dan Omah Jaga Warga. Acara turut dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kepala Satpol PP DIY Bagas Senoadji, serta jajaran pejabat dari Pemkab Sleman dan Kapanewon Depok.
Dalam kesempatan itu, 18 kelompok menerima SK Lurah, buku saku, dan perlengkapan Jaga Warga yang diserahkan langsung oleh para pejabat daerah. Lurah Condongcatur menyebut seluruh padukuhan, mulai dari Tiyasan hingga Joho, kini sudah memiliki kelompok Jaga Warga aktif beranggotakan sekitar 25 orang.
“Mulai tahun 2026, kami akan mengalokasikan anggaran melalui APBKal sebagai bantuan operasional bagi Jaga Warga. Semoga semangat ini menjadi kekuatan bersama menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat Condongcatur,” kata Reno.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan, pembentukan Jaga Warga bukan sekadar formalitas. Ia menekankan pentingnya menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal dalam menjalankan peran sosial di masyarakat.
“Ada pepatah Rukun Agawe Santosa, Crah Agawe Bubrah. Budaya Jawa menekankan kerukunan sebagai ciri khas orang Jawa. Semangat itu harus jadi ruh Jaga Warga,” ujarnya.
Harda juga mengapresiasi peran Jaga Warga Condongcatur saat aksi massa besar di Mapolda DIY beberapa waktu lalu. Kelompok ini ikut menjaga situasi tetap kondusif saat Gubernur DIY Sri Sultan HB X menemui para demonstran.
“Saya sangat bangga. Mereka membantu aparat menenangkan massa dan menjaga keamanan di tengah situasi panas. Kehadiran Jaga Warga benar-benar dihormati,” tambahnya.
Kepala Satpol PP DIY Bagas Senoadji menjelaskan, keberadaan Jaga Warga merupakan bentuk sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban berbasis nilai luhur budaya Yogyakarta.
“Jaga Warga berfungsi sebagai relawan masyarakat yang mendukung ketertiban dan kesejahteraan dengan mengoptimalkan pranata sosial yang sudah ada,” jelasnya.
Acara ditutup dengan foto bersama antara setiap Kelompok Jaga Warga dan dukuh masing-masing, menandai awal baru semangat rukun lan bebrayan warga Condongcatur. (atm)