HUT Sleman

Bupati Sleman Harda Kiswaya Dorong Kolaborasi Pemerintah–Media, Janjikan Media Center

Wijatma T S
10 February 2026
.
Bupati Sleman Harda Kiswaya Dorong Kolaborasi Pemerintah–Media, Janjikan Media Center

Bupati Harda Kiswaya memberikan potongan tumpeng kepada wartawan paling senior, dalam acara peringan HPN di Resto Sajian Kembang Turi, Selasa (10/2). (PM-Dok. PWI Sleman)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan pentingnya kolaborasi yang tulus antara pemerintah dan media, dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar di Resto Sajian Kembang Turi, Selasa (10/2).

Menurutnya, hubungan pemerintah dan pers harus dibangun tanpa sekat politik dan kepentingan jangka pendek.

Harda menyampaikan, kolaborasi antara pemerintah dan insan pers tidaklah mudah, karena harus berjalan seiring dengan berbagai regulasi, mulai dari Undang-Undang Pers hingga aturan pemerintahan.

Namun, ia menekankan bahwa komunikasi yang jujur dan berlandaskan keikhlasan menjadi kunci agar tidak terjadi gesekan di lapangan.

“Kadang kita salah, entah kami di pemerintahan atau panjenengan di media. Jangan sampai ada gesekan. Media tetap media, pemerintah tetap pemerintah, tapi saling membantu dan memberi manfaat,” ujar Harda.

Ia juga menyinggung dinamika Pilkada yang kerap meninggalkan jarak emosional antara pejabat dan media.

Ke depan, Harda berharap tidak ada lagi sikap saling sungkan maupun pengelompokan. Hubungan kerja, menurutnya, bahkan bisa berkembang menjadi persaudaraan sedulur sak lawase bila dibangun dengan ketulusan.

Dalam kesempatan tersebut, Harda menyoroti pentingnya pemahaman bersama terkait hak jawab dan aturan jurnalistik. Ia berharap pemberitaan yang dihasilkan media benar-benar memberi manfaat, dipahami masyarakat, dan dapat diimplementasikan dalam pembangunan Sleman.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Harda mengakui masih memiliki “hutang” kepada insan pers Sleman, yakni menyediakan ruang aktivitas bersama.

Ia berencana membangun Media Center yang dapat digunakan wartawan untuk mendukung kerja-kerja jurnalistik.

“Saya punya mimpi ruang media. Di Sleman ada 68 media, kalau satu hari berkegiatan semua, bisa penuh. Media center ini untuk membantu pekerjaan panjenengan,” ungkapnya.

Meski anggaran Kabupaten Sleman tahun ini mengalami pengurangan sekitar Rp279 miliar dari pemerintah pusat, Harda optimistis rencana pembangunan ruang media tersebut dapat terwujud.

Ia menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sekitar Rp1,4 triliun pada 2025 menjadi Rp1,6 triliun, sehingga diharapkan pada 2027 ruang media dapat direalisasikan.

Harda juga menegaskan sikap netral pemerintah daerah dan melarang praktik penggiringan dukungan politik oleh aparatur sipil negara.

Ia bahkan mengingatkan agar dalam kegiatan resmi tidak menampilkan simbol atau gambar pejabat secara sepihak.

“Saya bupati siap netral dan tidak ngeblok ke mana-mana. Kita hanya kawal satu, undang-undang negara,” tegasnya.

Menutup sambutan, Harda mengajak seluruh perangkat daerah, termasuk Humas dan Kominfo, untuk meningkatkan pelayanan kepada media.

Ia berharap kolaborasi yang dibangun dengan niat baik akan memudahkan tugas pemerintah maupun insan pers, sekaligus membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sleman. (atm)

HUT Sleman

Baca Juga