.
Personel calon Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 8 MINUSCA memunguti sampah di kawasan Pantai Parangtritis, Bantul, Senin (7/9/2026). (PM-ist.)
Patmamedia.com (BANTUL) – Personel calon Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 8 MINUSCA menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sebelum menjalankan misi perdamaian internasional.
Mereka turun langsung memunguti sampah di kawasan Pantai Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (7/9/2026).
Aksi bersih pantai tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Jalan Juang dan Latihan Pra Tugas (Latpragas) 2026 yang digelar Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.
Sekitar 150 peserta bersama puluhan instruktur mengikuti rangkaian latihan yang dipusatkan di wilayah Kabupaten Bantul pada 5 hingga 11 September 2026.
Dengan mengenakan perlengkapan latihan, para calon personel Kontingen Garuda Bhayangkara menyisir kawasan pesisir Pantai Parangtritis dan mengumpulkan sampah yang berserakan.
Sampah plastik menjadi salah satu sasaran utama dalam kegiatan tersebut.
Salah satu personel calon Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 8 MINUSCA, Iptu Thomas, mengatakan kegiatan bersih pantai merupakan bagian dari pembekalan sebelum para personel menjalankan misi internasional.
"Kegiatan bersih pantai ini merupakan bagian dari rangkaian Jalan Juang dan Latpragas. Kami tidak hanya dilatih dari sisi fisik dan kemampuan operasional, tetapi juga ditanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat," kata Thomas.
Menurutnya, Pantai Parangtritis menjadi salah satu lokasi camp pelatihan bagi calon personel Kontingen Garuda Bhayangkara. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar lokasi menjadi tanggung jawab bersama.
"Kami menjadikan kawasan Pantai Parangtritis ini sebagai camp pelatihan, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kami untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar camp," ujarnya.
Selain mengurangi sampah plastik di kawasan pesisir, aksi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari.
Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial dan lingkungan bagi personel sebelum menjalankan tugas di luar negeri.
Sebelumnya, para calon personel Kontingen Garuda Bhayangkara juga menggelar kegiatan community policing atau perpolisian masyarakat bersama warga di sekitar kawasan latihan.
Dalam kegiatan tersebut, para personel memperkenalkan rangkaian latihan yang sedang dijalani sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.
Mereka juga meminta doa dan dukungan warga agar seluruh rangkaian latihan berjalan lancar hingga pelaksanaan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Kami juga sudah melakukan community policing dengan warga sekitar. Kami menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan tugas dan kami meminta doa serta dukungan masyarakat agar nantinya bisa melaksanakan misi dengan baik dan membawa nama Indonesia," tutur Thomas.
Rangkaian Jalan Juang dan Latpragas Divhubinter Polri 2026 berlangsung cukup intensif.
Setelah menjalani long march dan pendirian camp di kawasan Parangtritis, peserta mengikuti berbagai simulasi, mulai dari security camp, patroli area of responsibility (AOR), cleaning campaign, community policing, hingga penanganan hostage rescue.
Selanjutnya, para peserta akan kembali menjalani long march dengan jarak puluhan kilometer melewati berbagai medan di wilayah Bantul. Latihan tersebut menjadi bagian dari pembentukan kesiapan fisik, mental, kemampuan taktis, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan.
Puncak rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (11/9/2026) melalui Upacara Tradisi Pembaretan di Camp Garuda Pantai Parangtritis. Setelah itu, para peserta akan melakukan pergeseran pasukan kembali ke Pusmis.
Melalui rangkaian latihan tersebut, calon Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 8 MINUSCA dipersiapkan untuk membawa nama Indonesia dalam misi perdamaian PBB. (Wag)