HUT Sleman

Danang Maharsa Resmi Pimpin SOIna DIY 2025–2029, Komitmen Jadikan Jogja Motor Olahraga Inklusif

Wijatma T S
26 November 2025
.
Danang Maharsa Resmi Pimpin SOIna DIY 2025–2029, Komitmen Jadikan Jogja Motor Olahraga Inklusif

Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat SOIna , Novilia Syarif, menyerahkan pataka kepada Ketua SOIna DIY, Danang Maharsa, menandai pengukuhan Pengurus baru masa bakti 2025–2029. (PM-Jatmo)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Special Olympics Indonesia (SOIna) Daerah Istimewa Yogyakarta Masa Bakti 2025–2029. Pengukuhan berlangsung pada Rabu (26/11) di Gedung Pascasarjana FMIPA UNY dan dipimpin oleh Wakil Ketua Pengurus Pusat SOIna, Novilia Syarif.

Prosesi pengukuhan ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan pataka kepada Danang sebagai simbol tanggung jawab baru dalam memimpin gerakan olahraga inklusif di DIY.

Dalam sambutannya, Danang menegaskan pengukuhan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen menghadirkan ruang yang setara bagi anak-anak dan remaja dengan disabilitas intelektual.

“SOIna membuktikan bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga tentang inklusi, kemandirian, persahabatan serta penghargaan terhadap martabat setiap individu,” ujarnya.

Danang menambahkan, di bawah kepemimpinannya, SOIna DIY diharapkan menjadi motor penguatan gerakan olahraga inklusif di Yogyakarta, sekaligus memperluas akses pelatihan, meningkatkan kualitas infrastruktur, dan menyelenggarakan kompetisi yang lebih baik.

Ia juga menargetkan lebih banyak atlet difabel intelektual dari DIY mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Pusat SOIna, Novilia Syarif, menyampaikan optimisme bahwa SOIna DIY dengan kepemimpinan baru akan tumbuh menjadi organisasi yang lebih progresif.

“Di bawah kepemimpinan yang baru, saya yakin SOIna DIY mampu menorehkan prestasi. Yang paling penting adalah bagaimana kita meyakinkan dan mengubah stigma bahwa anak disabilitas intelektual juga mampu berprestasi dan memberikan sesuatu bagi bangsa dan negara,” tuturnya. (atm)


 

HUT Sleman

Baca Juga