Demokrasi dari Joglo: Jingle, Bakso, dan Antusiasme Warga Warnai Pemilihan RT-RW di Kayen
Wijatma T S
28 December 2025
.
Panitia serius saat penghitungan suara. (PM-ist)
DI bawah atap Joglo Suratno RW 45 Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman, demokrasi tak hanya berjalan, tetapi dirayakan. Minggu (28/12/2025), warga RW 45 menggelar suksesi pergantian pengurus RT, RW, sekaligus kepengurusan pemuda dengan suasana yang jauh dari kesan kaku. Yang terasa justru hangat, guyub, dan penuh semangat kebersamaan.
Bukan tanpa sebab. Panitia pemilihan yang digawangi Ikatan Muda Mudi Kayen (IMAMIKA) RW 45 menyulap hajatan lima tahunan ini layaknya pesta demokrasi sungguhan. Ada tenda, bilik suara, kotak coblos, bahkan jingle khusus yang menggema sejak jauh hari di grup WhatsApp warga.
“Ayo datang jangan ragu gunakan hak pilihmu. Bersama kita wujudkan RW maju penuh kebanggaan…”
Syair jingle bernada optimis itu menjadi pengingat sekaligus pemantik antusiasme warga. Demokrasi, bagi RW 45, bukan sekadar memilih, tetapi membangun rasa memiliki.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Pemuda RW 45, Berlian Aji Putra Wijaya, menegaskan bahwa sistem coblosan ala pemilu legislatif sengaja dipilih sebagai sarana edukasi politik warga.
“Ini demokrasi dari warga, oleh warga, dan untuk warga,” ujarnya.
Persiapan dilakukan serius. Dua unit tenda disewa, empat bilik suara disiapkan, lengkap dengan kotak suara. Warga yang datang tak hanya menyalurkan hak pilih, tetapi juga menikmati hidangan bakso gratis, snack, dan es teh. Seusai mencoblos, mereka berhak mengambil undian doorprize, total 150 hadiah mulai dari setrika, minyak goreng, hingga perlengkapan dapur. Semua dibiayai dari kas RW, kas pemuda, Bank Sampah Menur 45, serta donatur.
Proses demokrasi pun dijaga tertib. Pemilih wajib datang sendiri sesuai jadwal, membawa surat undangan atau KTP asli bagi yang belum menerima undangan. Penjaringan calon sebelumnya telah dilakukan transparan melalui Google Form yang dibagikan di WAG warga.
Antusiasme warga tercermin dari tingkat partisipasi yang mencapai 92 persen dari total pemilih terdaftar. Tepat pukul 12.30 WIB, penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh warga, serta dihadiri Dukuh Kayen, Ketua Sub Unit LPMKal Kayen, dan Rois Kayen.
Hasilnya, untuk Ketua RW 45, Nunung Sugiyanto memperoleh 170 suara, unggul atas Untung Maryanto yang meraih 99 suara.
Pada pemilihan Ketua RT 07, Ardiyanto Nugroho, ST terpilih dengan 87 suara, disusul Wibowo dengan 20 suara, dan Sapta Aditya Munawar dengan 13 suara.
Sementara di RT 08, warga memberikan kepercayaan kepada Juwanto yang mengantongi 124 suara, mengungguli Priyono (15 suara) dan Gagat (12 suara).
Untuk kepemimpinan generasi muda, Indra Harin terpilih sebagai Ketua Pemuda RW 45 dengan 126 suara, disusul Fakhri Noor (76 suara) dan Haji Febrian (69 suara). Setiap hasil diumumkan disertai tepuk tangan warga, sebuah tanda kedewasaan berdemokrasi di tingkat kampung.
Dukuh Kayen, Ade Hermawan Susilo, ST, memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan soliditas warga.
“Anak-anak muda luar biasa, ibu-ibu kompak di konsumsi, semua elemen warga bersinergi. Ini contoh demokrasi tingkat kampung yang sehat dan membanggakan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sesuai edaran Pemerintah Kalurahan Condongcatur, nama-nama Ketua RT dan RW terpilih periode 2026–2031 harus diserahkan paling lambat 15 Januari 2026, sebelum pelantikan serentak 64 RW dan 212 RT se-Condongcatur.
Di RW 45 Kayen, demokrasi tak berhenti di bilik suara. Ia hidup dalam jingle, tersenyum di semangkuk bakso, dan berdenyut dalam kebersamaan warga. Dari sebuah joglo sederhana, harapan tentang kepemimpinan yang jujur dan berdaya tumbuh, dan dirayakan bersama.