DPRD DIY Buka Ruang Kritik, PWI Bentuk Ad Hoc Udin
Nadi Mulyadi
15 February 2026
.
Sinergi legislatif dan pers diteguhkan demi transparansi dan penguatan demokrasi di DIY. (PM-Nadi M).
Patmamedia.com.(Yogyakarta) — Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menegaskan lembaganya terbuka terhadap kritik pers sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan upaya perbaikan kinerja wakil rakyat. Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja PWI DIY dalam program “Sambung Rasa” di DPRD DIY, Sabtu (14/2).
Menurut Nuryadi, di tengah derasnya arus informasi dan maraknya kabar keliru, pers berperan penting menyajikan informasi akurat, berimbang, dan sesuai fakta. Ia juga menegaskan DPRD DIY adalah “kantor rakyat” yang terbuka, termasuk dalam hal transparansi APBD dan keputusan strategis lainnya.
Ketua PWI DIY, Hudono, menyambut baik forum dialog tersebut sebagai wujud kolaborasi sehat antara legislatif dan pers. PWI, katanya, berkomitmen menjaga profesionalisme dan kode etik jurnalistik demi memperkuat demokrasi daerah.
Raker PWI DIY juga menetapkan sejumlah program strategis: memperjuangkan almarhum Udin sebagai pahlawan nasional bidang jurnalistik, menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) minimal setahun sekali, mewujudkan pembangunan Grha Pers Pancasila, serta meningkatkan perlindungan wartawan. Untuk pengusulan Udin, dibentuk panitia ad hoc yang akan mengawal prosesnya.
Forum turut dihadiri jajaran Dewan Penasehat dan Dewan Pakar PWI DIY yang memberikan masukan atas penyusunan program kerja lima tahun ke depan. Sinergi ini diharapkan memperkuat transparansi dan fungsi kontrol sosial demi kepentingan publik.***