.
Antusiasme peserta sosialisasi program Gerakan Terpadu Atasi Kekerasan (GERTAK). (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Dalam rangka meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak, Pemerintah Kapanewon Berbah menggelar sosialisasi program Gerakan Terpadu Atasi Kekerasan (GERTAK) pada. Kegiatan ini pada 21–24 April 2025 di Kantor Kapanewon Berbah diikuti para kader PKK dari empat kalurahan, yakni Sendangtirto, Tegaltirto, Kalitirto, dan Jogotirto.
Panewu Berbah, Tri Akhmeriyadi, SP, MSi menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program GERTAK. Menurutnya, program ini menjadi bentuk nyata perlindungan bagi perempuan dan anak yang kerap kali menjadi korban kekerasan tanpa tahu harus mengadu ke mana.
“Harapannya, dengan program GERTAK, Berbah bisa memberikan solusi pendampingan untuk mendapatkan perlindungan. Segera laporkan dengan alat bukti yang relevan dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Berbah, Andi Kurniawan, SP, menjelaskan GERTAK hadir untuk mempermudah layanan bagi korban kekerasan. Dengan pendekatan berbasis teknologi, GERTAK Berbah memperkenalkan aplikasi pelaporan yang memungkinkan masyarakat melaporkan kasus kekerasan secara langsung dan mudah.
“Dengan program GERTAK Berbah, diharapkan proses pelaporan dan tindak lanjut terhadap kasus kekerasan bisa lebih cepat dan efektif,” jelas Andi.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk Puskesmas, kepolisian, dan masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.
GERTAK Berbah menjadi bagian dari implementasi Perda No. 2 Tahun 2017 dan Perbup No. 9.1 Tahun 2020, yang mengatur perlindungan bagi perempuan dan anak.
“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kapanewon Berbah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam mengurangi angka kekerasan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak,” pungkas Andi.
Dukungan juga datang dari Puskesmas Berbah. Psikolog Liawati, SPsi menyampaikan kesiapan pihaknya dalam memberikan pendampingan psikologis bagi korban kekerasan yang mengalami trauma maupun keluhan psikis lainnya.
“Puskesmas Berbah akan memberikan pendampingan sesuai kapasitas yang ada,” ungkap Liawati.
Dengan berbagai dukungan dan kolaborasi ini, GERTAK Berbah diharapkan menjadi langkah maju dalam mewujudkan wilayah yang lebih aman bagi perempuan dan anak. *