.
Proses pemusnahan sampah dengan teknologi thermal dekomposer. (PM-Kus)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKAL) Banyuraden resmi menjalin kerja sama dengan PT Bumi Indah Berseri (BIB) dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.
Kolaborasi ini ditandai dengan seremoni pemotongan tumpeng di Tempat Pengolahan Sementara (TPS) Pasar Tlogorejo, Rabu (7/5/2025).
Kerja sama ini menjadi angin segar dalam penanganan sampah di wilayah Sleman, khususnya dengan hadirnya teknologi Thermal Decomposer dari PT BIB yang mampu memusnahkan sampah tanpa asap, tanpa bahan bakar, dan tanpa polusi berbahaya.
“PT BIB bergerak dalam bidang pemusnahan sampah tanpa asap yang paling tepat, cepat dan ramah lingkungan untuk menjadi tawaran solusi darurat sampah di Indonesia,” jelas Direktur PT BIB, Ratna Dewita Hapsari, akrab disapa Nana.
Sistem Thermal Decomposer menggunakan bara yang terbentuk dari sampah itu sendiri tanpa memerlukan api luar atau chip kayu.
Proses ini hanya membutuhkan pembakaran awal selama 5-10 menit, bahkan mampu memusnahkan sampah basah seperti popok bayi.
“Abu yang dihasilkan bisa dipergunakan sebagai campuran media tanam,” tambahnya.
Nana juga menekankan, suhu pembakaran hanya berkisar antara 90-150°C sehingga tidak membentuk zat berbahaya seperti dioxin dan furan yang dapat memicu kanker, kemandulan, hingga kelahiran cacat.
“Dioxin dan furan tersebut bisa memacu pertumbuhan kanker, kemandulan, bayi terlahir cacat dan lainnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, sistem ini juga dilengkapi Smover, alat penangkap asap dan polutan yang kemudian diolah menjadi asap cair.
Polutan padat dapat dijadikan briket arang, sedangkan limbah cair menghasilkan surfaktan yang biasa digunakan dalam industri sabun dan deterjen, bahkan sebagai pengusir hama tanaman.
Lurah Banyuraden, Sudarisman, ST, menuturkan gagasan kerja sama dengan PT BIB sudah terjalin sejak 2023.
“Kebetulan kita sudah berteman sejak lama,” ujarnya. Ia menegaskan meski inisiasi datang darinya, pengelolaan tetap diserahkan kepada BUMKAL.
“Keberadaan alat pemusnah sampah tersebut tidak akan mengganggu lingkungan. Tidak bising, tidak berbau dan tidak berasap. Karena sudah melalui riset yang mendalam dari BIB,” tambahnya.
Direktur BUMKAL Banyuraden, Lutfi, menyambut positif kerja sama ini, dengan harapan pengelolaan sampah pasar bisa lebih efisien.
“Untuk awal kerja sama, BUMKAL menyediakan sarana yang disesuaikan dengan kondisi mesin yang ada. Pihak PT BIB menyediakan alat pemusnah sampah serta pendampingan tenaga operasional,” tutup Lutfi.
Acara ini juga dihadiri oleh Panewu Gamping Tamzis Sarwana, Komisaris dan Direktur PT BIB, Ketua Bank Sampah Nasional Bambang Suwerda, serta para penggiat lingkungan dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh pengelolaan sampah modern yang bisa direplikasi di wilayah lain.