Platinum

Mayat Pria Asal Jakarta Timur Ditemukan di Gumuk Pasir Parangtritis Bantul

Wagino
28 January 2026
.
Mayat Pria Asal Jakarta Timur Ditemukan di Gumuk Pasir Parangtritis Bantul

Petugas Polsek Kretek bersama Tim Inafis Polres Bantul, tenaga medis Puskesmas Kretek, serta unsur SAR dan relawan melakukan pemeriksaan awal. (PM-Dok. Humas Polres Bantul)

Patmamedia.com (BANTUL) — Warga kawasan Parangtritis digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di area Gumuk Pasir Grogol IX, Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Rabu (28/1/2026) pagi.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menyampaikan, mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi kejadian.

“Saksi melihat seorang laki-laki tergeletak di semak-semak rumput, kemudian melaporkan ke petugas,” ujar Iptu Rita.

Saksi pertama diketahui bernama Marno (50), warga Grogol VII Parangtritis. Setelah menemukan tubuh korban, saksi kemudian menghubungi Rodhiva Wahyu (25), anggota SAR Parangtritis, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Polsek Kretek.

Petugas Polsek Kretek bersama Tim Inafis Polres Bantul, tenaga medis Puskesmas Kretek, serta unsur SAR dan relawan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

Berdasarkan hasil identifikasi menggunakan Inafis Portable System, korban diketahui berinisial HM, laki-laki, lahir di Teluk Betung pada 18 Juni 1957. 

Korban merupakan karyawan swasta dan tercatat beralamat di Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

“Hasil sidik jari menunjukkan identitas korban identik dengan telunjuk tangan kanan,” jelas Iptu Rita.

Dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin Aiptu Purwanto, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan kedua kaki menekuk. 

Korban mengenakan celana pendek hitam, kaos dalam putih, dan kaos kerah biru yang tersingkap.

Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka dan lebam, di antaranya lebam di sekitar mata, luka di pelipis kanan sepanjang sekitar 4 sentimeter, luka di pangkal hidung, lebam di sekitar mulut, luka sobek pada kedua telinga, rahang kiri bengkak, serta lebam di bagian leher depan. Tinggi badan korban sekitar 160 sentimeter.

Pemeriksaan medis oleh Dokter Nungki Arinita dari Puskesmas Kretek menyebutkan korban diperkirakan berusia sekitar 60 tahun dan telah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan.

“Korban diperkirakan meninggal dunia lebih dari dua jam,” terang Iptu Rita.

Sejumlah unsur gabungan hadir di lokasi kejadian, antara lain INAFIS Polres Bantul, Pamapta III, Dokes Polres Bantul, Polsek Kretek, Dit Polairud Polda DIY, Koramil Kretek, PMI Bantul, Puskesmas Kretek, serta SAR Parangtritis.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. (wag)

Dilarang

Baca Juga