Platinum

Mendikdasmen dan Titiek Soeharto Luncurkan Mobil Layanan Gerak PIP di Sleman, Jangkau 72.465 Siswa

Wijatma T S
18 December 2025
.
Mendikdasmen dan Titiek Soeharto Luncurkan Mobil Layanan Gerak PIP di Sleman, Jangkau 72.465 Siswa

Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, didampingi Bupati Harda Kiswaya, bersama para siswa penerima PIP. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto meluncurkan Mobil Layanan Gerak PIP di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, Kamis (18/12).

Peluncuran layanan bergerak ini menjadi langkah strategis untuk memangkas hambatan administratif sekaligus memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran, khususnya bagi peserta didik dari keluarga rentan.

Sleman dipilih sebagai salah satu titik pelaksanaan karena tingginya jumlah penerima manfaat PIP.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyatakan kesiapan Pemkab Sleman mendukung penuh program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan.

Menurutnya, tantangan pendidikan tidak hanya terletak pada mutu pembelajaran, tetapi juga pada akses dan keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Program Indonesia Pintar merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dalam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujar Harda.

Ia juga menyambut baik percepatan penyaluran PIP Tahun 2025 serta persiapan dini PIP Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dan DPR RI dalam menjamin ketepatan waktu dan sasaran bantuan.

Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Mobil Layanan Gerak PIP diharapkan mampu memastikan bantuan diterima langsung oleh murid sesuai haknya.

Ia menekankan pentingnya pengawasan agar dana PIP dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan pendidikan.

“Untuk Kabupaten Sleman, penyaluran PIP menjangkau 72.465 peserta didik dengan total anggaran Rp52.033.725.000. Ini adalah komitmen pemerintah dalam mewujudkan akses pendidikan berkualitas bagi murid dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.

Abdul Mu’ti menambahkan, proses penyaluran PIP dilakukan melalui kerja sama dengan bank-bank mitra yang ditetapkan Kemendikdasmen.

Ke depan, ia berharap PIP dapat berkesinambungan dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) sehingga penerima manfaat memperoleh dukungan pendidikan secara berkelanjutan.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan program ini.

Ia mengajak orang tua, guru, pemerintah, dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal penyaluran PIP agar benar-benar tepat sasaran.

“Dengan kolaborasi yang baik dari orang tua, guru, pemerintah, serta masyarakat, semoga PIP menjadi jembatan harapan bagi masa depan anak-anak Indonesia,” pungkas Titiek. (atm)


 

Dilarang

Baca Juga