Platinum

Paguyuban PAUD Condongcatur Gelar Workshop Asesmen untuk Perkuat Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

Wijatma T S
22 November 2025
.
Paguyuban PAUD Condongcatur Gelar Workshop Asesmen untuk Perkuat Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

Peserta mengantri untuk mendapatkan materi workshop asesmen. (PM-ist)

Patmamedia .com (SLEMAN) – Paguyuban Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Condongcatur menggelar Workshop Penyusunan Asesmen PAUD di Ruang Wacana Loka, Jumat (21/11/2025), sebagai upaya meningkatkan mutu lembaga dan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di tingkat kalurahan.

Kegiatan yang diikuti 13 SPS se-Kalurahan Condongcatur ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kalurahan Condongcatur beserta Ibu PAUD Kalurahan. Workshop difokuskan pada penguatan pemahaman asesmen yang sesuai dengan konsep Pembelajaran Mendalam dalam Kurikulum Merdeka.

Mewakili Pemerintah Kalurahan, Kamituwa Condongcatur Al Thouvik Sofisalam secara resmi membuka kegiatan dan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pendidik, tata kelola lembaga, serta keakuratan data pendidikan.

“Apresiasi kepada para pendidik PAUD sangatlah penting untuk meningkatkan motivasi dan semangat mereka dalam memberikan layanan belajar yang berkualitas. Peningkatan mutu lembaga PAUD juga sangat bergantung pada kualitas pendidik dan pengelola yang berdedikasi. Validitas data Dapodik juga sangat penting untuk memantau dan meningkatkan mutu lembaga PAUD,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, diberikan pula bantuan laptop kepada SPS Tunas Bangsa Pringwulung sebagai apresiasi atas konsistensinya dalam pemutakhiran Data Pokok Pendidikan Anak Usia Dini (Dapodik).

Ketua Paguyuban PAUD Condongcatur, Reni Lestari menggarisbawahi, pemahaman terhadap asesmen dan pembelajaran mendalam merupakan fondasi bagi terwujudnya PAUD yang berkualitas.

Materi workshop disampaikan oleh narasumber dari HIMPAUDI Kabupaten Sleman, Sri Mardiyanti, S.T., S.Pd., M.Pd., yang menjelaskan prinsip asesmen, teknik pengamatan perkembangan anak, hingga praktik asesmen yang selaras dengan Kurikulum Merdeka.

“Prinsip asesmen harus berorientasi pada proses dan hasil pembelajaran. Asesmen harus autentik, relevan dengan kehidupan sehari-hari, berkelanjutan, dan berfokus pada pengembangan anak didik,” jelasnya.

Sri Mardiyanti juga memaparkan teknik pengamatan perkembangan anak, mulai dari observasi perilaku, wawancara dengan anak dan orang tua, penilaian portofolio, hingga penilaian berbasis proyek. Para pendidik tampak antusias berdiskusi mengenai penerapan asesmen dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Menutup kegiatan, Ibu PAUD Kalurahan Condongcatur, Dewi Nurlaila, berharap ilmu yang diperoleh para pendidik dapat diaplikasikan secara optimal di lembaga masing-masing.

Ia menegaskan, semangat belajar pendidik akan menjadi kunci peningkatan kualitas PAUD Condongcatur. (atm)

Griting

Baca Juga