HUT Sleman

Pria 38 Tahun Ditemukan Meninggal di Kontrakan Kasihan Bantul

Wagino
02 February 2026
.
Pria 38 Tahun Ditemukan Meninggal di Kontrakan Kasihan Bantul

Petugas Polsek Kasihan bersama Tim Inafis Polres Bantul dan tenaga medis Puskesmas Kasihan I mengevakuasi jenazah. (PM-Dok. Humas Polres Bantul)

Patmamedia.com (BANTUL) – Warga Perum Nawa Resident, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya, Senin (2/2/2026) pagi. 

Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan korban berinisial PAS (38), karyawan swasta asal Tasikmalaya, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi kontrakan sekitar pukul 10.26 WIB.

“Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Kasihan bersama Tim Inafis Polres Bantul dan tenaga medis Puskesmas Kasihan I langsung mendatangi lokasi kejadian,” ujar Iptu Rita.

Peristiwa ini bermula ketika ibu korban menghubungi salah satu saksi karena tidak dapat menghubungi korban sejak malam sebelumnya. 

Korban sempat mengeluh pusing pada komunikasi terakhirnya. 

Kekhawatiran tersebut mendorong saksi untuk meminta bantuan rekannya yang berada di sekitar lokasi kontrakan.

Setibanya di lokasi, rumah kontrakan dalam keadaan sepi. Salah satu saksi memastikan tempat tersebut adalah kontrakan korban setelah melihat sejumlah reptil di dalam rumah, mengingat korban diketahui berjualan reptil. 

Karena tidak mendapat respons, saksi akhirnya membuka pintu yang ternyata tidak terkunci dan menemukan korban tergeletak di kamar mandi.

Hasil pemeriksaan awal tim Inafis dan tenaga medis menunjukkan adanya indikasi korban memiliki riwayat penyakit. Di lokasi ditemukan muntahan, sisa buang air besar, serta kapsul obat herbal insulin. 

Pada tubuh korban terdapat luka infeksi di kaki, bekas amputasi jari, serta lebam mayat yang mengindikasikan korban telah meninggal sekitar 24 jam sebelum ditemukan.

“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Luka yang ada diduga berkaitan dengan penyakit yang diderita korban,” tegas Iptu Rita.

Jenazah korban selanjutnya ditangani sesuai prosedur untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, sementara pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban. (Wag)


Editor: Wijatma TS.

Dilarang

Baca Juga