.
Salah seorang karyawan tengah menyelesaikan dekorasi menggunakan barang bekas. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Menyambut Natal Tahun 2025, RS Panti Nugroho Pakem, Sleman, DIY, menghadirkan dekorasi Natal yang tak biasa. Mengusung konsep ramah lingkungan, rumah sakit ini memanfaatkan plastik bekas dan print out film rontgen yang sudah tidak terpakai untuk menciptakan dekorasi bernilai estetika sekaligus sarat makna.
Puluhan plastik bekas dan film rontgen tersebut dikreasi menjadi replika pohon anggur dengan buah yang tampak berlimpah. Dekorasi Natal 2025 ini terpasang di pintu utama RS Panti Nugroho dan langsung menarik perhatian pengunjung karena keunikannya, baik dari segi bahan maupun pesan yang disampaikan.
Dekorasi ini terinspirasi dari tema Natal 2025, “Allah hadir menyelamatkan keluarga.” Tim Dekorasi Natal RS Panti Nugroho kemudian menerjemahkan tema tersebut ke dalam simbol pohon anggur yang berbuah lebat, sebagai lambang kehidupan, pertumbuhan, dan berkat.
Direktur RS Panti Nugroho, dr. Caraka Anto Yuwono menjelaskan, pohon anggur dipilih sebagai simbol harapan dan pelayanan.
“RS Panti Nugroho menyajikan replika buah anggur yang terpasang di pintu masuk rumah sakit. Harapan dari sebuah anggur, RS Panti Nugroho turut hadir untuk menyelamatkan keluarga atau masyarakat melalui kasih pelayanan kesehatan yang diberikan dengan tulus,” terangnya.
Pengerjaan dekorasi ini melibatkan 14 karyawan RS Panti Nugroho dan memakan waktu sekitar delapan hari.
Secara keseluruhan, dekorasi tersebut terdiri dari sekitar 50 ikat buah anggur yang dibuat dari kertas bekas, sementara film rontgen dikreasikan menjadi daun-daun pohon anggur yang dipadukan dengan berbagai material lain sehingga tampak menarik dan artistik.
Lebih dari sekadar hiasan Natal, penggunaan bahan bekas ini juga membawa pesan kuat tentang kepedulian lingkungan.
Menurut Caraka, pemanfaatan kantong plastik bekas, film rontgen, dan material sisa lainnya merupakan upaya nyata untuk mengurangi sampah sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Selain itu, dekorasi pohon anggur ini juga mengandung pesan spiritual, bahwa pertumbuhan manusia tidak dapat dipisahkan dari relasinya dengan sesama dan dengan Tuhan. Seperti pokok anggur yang hanya dapat berbuah karena campur tangan Tuhan.
“Harapannya, dekorasi ini menjadi pengingat bagi seluruh karyawan RS Panti Nugroho akan peristiwa kelahiran Kristus yang hadir sebagai teladan, khususnya dalam menyelamatkan keluarga-keluarga melalui karya pelayanan kesehatan,” pungkas Caraka.(*)