Platinum

Wabup Sleman: UMKM Pilar Ekonomi Kerakyatan, Perlu Dukungan dan Inovasi

Wijatma T S
14 September 2025
.
Wabup Sleman: UMKM Pilar Ekonomi Kerakyatan, Perlu Dukungan dan Inovasi

Wabup Danang Maharsa (kanan) menjadi keynote speech pada gelaran Muhammadiyah Jogja Expo ke-4 di JEC. (PM-humas Sleman)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menegaskan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan. 

Hal itu ia sampaikan saat menjadi keynote speech dalam gelaran Muhammadiyah Jogja Expo ke-4 bertajuk “UMKM Lokal yang Mengglobal dan Peranan dalam Pembangunan Daerah” di Jogja Expo Center, Sabtu (13/9).

Danang menyebut UMKM tidak hanya berkontribusi besar pada Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga memiliki peran vital dalam menyerap tenaga kerja, menjaga stabilitas nasional dan daerah, hingga mampu bertahan di masa krisis. 

“Mari bersama-sama tingkatkan ekonomi kerakyatan melalui UMKM. Kita harus berkolaborasi baik dari pelaku UMKM, akademisi dan Pemerintah untuk menjaga keberlangsungan ekosistem UMKM tetap berjalan,” ujar Danang.

Ia menambahkan, pemerintah terus berupaya mengoptimalkan peran UMKM melalui akses permodalan, pelatihan, serta pemanfaatan teknologi digital agar UMKM dapat naik kelas dan menjadi tulang punggung ekonomi bangsa.

Dalam kesempatan itu, Danang juga mengapresiasi Muhammadiyah yang melalui expo ini telah menyediakan ruang promosi, diskusi, dan penjualan bagi pelaku UMKM.

“Saya mengapresiasi Muhammadiyah melalui acara expo ini dapat menjadi salah satu wadah atau fasilitasi UMKM untuk mempromosikan, menjual dan berdiskusi dalam pengembangan UMKM kedepannya,” katanya.

Danang berpesan agar pelaku UMKM terus berinovasi, memahami perilaku pasar dan konsumen, serta mengelola usaha dan manajemen keuangan secara bijak. Ia juga mendorong UMKM untuk memanfaatkan platform digital seperti Mbizmarket sebagai media pemasaran produk.

“Melalui sinergi seluruh stakeholder dalam memperkuat faktor pendukung diperlukan beberapa langkah strategis yakni mempermudah akses permodalan, pengembangan kapasitas SDM, pemanfaatan teknologi digital, serta pemberdayaan melalui digitalisasi,” pungkasnya. (atm)*

Dilarang

Baca Juga