Platinum

300 Guru di Sleman Ikuti Penguatan Pendidikan Pancasila untuk Indonesia Emas 2045

Wijatma T S
07 May 2026
.
300 Guru di Sleman Ikuti Penguatan Pendidikan Pancasila untuk Indonesia Emas 2045

Wabup Danang Maharsa didampingi Kadisdik Mustadi (kanan) menerima secara simbolis BTU Pendidikan Pancasila dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Yudian Wahyudi. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Sebanyak 300 tenaga pendidik di Kabupaten Sleman mengikuti Sosialisasi Penguatan Materi Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila di Pendopo Parasamya, Kamis (7/5/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ideologi Pancasila untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Agenda tersebut dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama jajaran Deputi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, perwakilan Kemendikdasmen, Kemendagri, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Yudian Wahyudi mengatakan penguatan ideologi Pancasila menjadi poin pertama dalam Asta Cita atau misi prioritas bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Yudian, BTU Pendidikan Pancasila yang diluncurkan sejak 2023 dirancang dengan komposisi 30 persen aspek pengetahuan dan 70 persen aspek aktualisasi. 

Konsep tersebut ditujukan agar nilai-nilai luhur bangsa dapat diajarkan secara berkelanjutan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“BTU yang totalnya ada 24 buku, yakni 12 buku untuk siswa dan 12 buku untuk guru merupakan hasil penyusunan komprehensif para pakar dan praktisi pendidikan,” ujar Yudian.

Ia menjelaskan, penyusunan buku tersebut melibatkan 450 penulis dari berbagai latar belakang. Materi yang disusun mencakup capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, hingga materi Pancasila berbasis dokumen autentik.

Yudian menambahkan, Sleman dipilih sebagai lokasi sosialisasi karena dinilai memiliki posisi strategis sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan. 

Ia berharap Sleman dapat menjadi daerah percontohan dalam implementasi nilai-nilai Pancasila di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Menurutnya, di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks, Pancasila tetap menjadi alat pemersatu bangsa yang terdiri dari ribuan suku dan bahasa.

“Pancasila tidak hanya sekadar dasar negara, tapi juga sebagai ideologi bangsa, pandangan hidup, sekaligus pedoman dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” tutur Danang.

Danang menegaskan Pemerintah Kabupaten Sleman memiliki komitmen kuat dalam membumikan nilai-nilai Pancasila melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pendidikan karakter.

“Saya harap pembinaan ideologi Pancasila hari ini dapat terus kita tindak lanjuti dengan program-program pemberdayaan masyarakat, pendidikan karakter, dan penguatan nilai kebangsaan di berbagai sektor kehidupan,” pungkasnya. (atm)

Dilarang

Baca Juga